MALANG – Massa mahasiswa yang tergabung dalam Amarah Brawijaya, HMI, dan BEM Fakultas Teknik Universitas Brawijaya dijadwalkan menggelar unjuk rasa di kawasan Balai Kota Malang, Senin (15/6/2026) siang. Aksi direncanakan mulai pukul 12.00 WIB.
Lokasi Balai Kota Malang dipilih karena strategis. Letaknya berdekatan dengan gedung DPRD Kota Malang. Peserta aksi bisa menyampaikan aspirasi ke pemerintah daerah maupun wakil rakyat.
Rencana mobilisasi massa telah ramai disosialisasikan lewat akun media sosial organisasi mahasiswa. Dalam seruan yang diunggah akun Amarah Brawijaya, peserta diarahkan berkumpul terlebih dahulu di depan GOR Pertamina Universitas Brawijaya sebelum menuju titik aksi.
Poster digital yang beredar mengusung tema “Indonesia Gawat Darurat” dengan dominasi warna hitam dan merah. Poster juga menampilkan ilustrasi figur yang menyerupai Presiden terpilih Prabowo Subianto, disertai slogan “Kelas Dialihkan ke Jalanan”.
Dalam narasi unggahan itu, mahasiswa menyatakan keprihatinan terhadap berbagai persoalan di sejumlah daerah. Mereka menilai kondisi saat ini memerlukan respons kolektif dari masyarakat.
“Setelah lulus nanti, masyarakat tidak bisa hanya berpangku tangan menyaksikan penderitaan rakyat akibat kelangkaan pupuk di berbagai daerah,” tulis akun Amarah Brawijaya dalam unggahannya.
Penyelenggara juga mengajak elemen mahasiswa dan masyarakat luas untuk bergabung menyuarakan aspirasi. Mereka menyebut aksi ini sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi bangsa saat ini.












