Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Kotabaru

Lomba Inovasi Daerah 2025: Dinas Kesehatan Kotabaru Raih Juara Lewat Program Amplang Saijaan

×

Lomba Inovasi Daerah 2025: Dinas Kesehatan Kotabaru Raih Juara Lewat Program Amplang Saijaan

Sebarkan artikel ini
Sekda Kotabaru membuka kegiatan Lomba Inovasi Daerah 2025 di Kantor Bapperida
Sekda Kotabaru Eka Sapruddin membuka Lomba Inovasi Daerah 2025 di Kantor Bapperida.

KOTABARU — Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapperida) menggelar Lomba Inovasi Daerah 2025, sebuah ajang yang mendorong lahirnya terobosan baru dalam peningkatan kualitas pelayanan publik. Kegiatan yang berlangsung di Kantor Bapperida pada Selasa (9/12/2025) itu dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kotabaru, Eka Sapruddin.

Dalam sambutannya, Eka menekankan bahwa kompetisi ini bukan sekadar agenda tahunan, tetapi langkah strategis untuk memperkuat budaya inovasi di lingkungan pemerintahan. Ia berharap gagasan-gagasan terbaik yang lahir dari lomba ini dapat segera diterapkan dan menjadi wakil Kotabaru pada tingkat provinsi hingga nasional.

“Target kita bukan hanya memenangkan lomba, tetapi memastikan inovasi yang dilahirkan bisa menjawab kebutuhan masyarakat dengan pelayanan yang lebih cepat, transparan, dan efisien,” tegas Eka.

Kepala Bapperida Kotabaru, Ir. Rurien Srihardjanti, menjelaskan bahwa peserta diwajibkan melengkapi 21 dokumen administrasi sebelum proses penilaian. Kriteria yang digunakan meliputi keaslian gagasan, ketajaman analisis masalah, dampak yang dihasilkan, serta keberlanjutan program.

Salah satu inovasi yang mencuri perhatian adalah “Amplang Saijaan”, program antar-jemput pasien gangguan jiwa milik Dinas Kesehatan. Terobosan ini dinilai memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam pelayanan kesehatan jiwa yang selama ini sulit dijangkau.

Meski demikian, Rurien mengakui masih ada tantangan dalam menumbuhkan budaya inovasi. Dari seluruh SKPD di Kotabaru, hanya delapan yang berpartisipasi. Ia berharap partisipasi ke depan semakin luas dan inovasi lahir bukan karena kewajiban mengikuti lomba, tetapi menjadi bagian dari etos kerja sehari-hari.

Delapan SKPD yang tampil membawa inovasi beragam, di antaranya:

Aksa Buwana Saijaan (Bapperida), SIMPEG (BKPSDM), TRC Todhak (Dinsos), Bakiak (Disdukcapil), Dua inovasi dari DLH, SIGAP Damkar, AKSES (Dinas Pendidikan)

Baca Juga  Diskominfo Kotabaru Lakukan Verifikasi Data Statistik Daerah Lewat e-Walidata SIPD RI

Hasil penilaian menetapkan Dinas Kesehatan sebagai juara pertama, disusul Bapperida di posisi kedua, dan DLH di peringkat ketiga. Juara harapan diraih oleh BKPSDM, Dinas Pendidikan, dan Disdukcapil.

Gelaran Lomba Inovasi Daerah 2025 ini ditutup dengan harapan bahwa upaya memperkuat budaya inovasi di Kotabaru tidak berhenti pada kompetisi, tetapi menjadi fondasi untuk peningkatan pelayanan publik yang lebih adaptif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *