Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Kotabaru

Kotabaru Dorong Desa Sehat, 17 Desa Deklarasikan ODF Menuju Penghargaan Swasti Saba Padapa

×

Kotabaru Dorong Desa Sehat, 17 Desa Deklarasikan ODF Menuju Penghargaan Swasti Saba Padapa

Sebarkan artikel ini
Peserta workshop Bapperida Kotabaru mengikuti kegiatan peningkatan kapasitas Forum Kecamatan dan Pokja Desa Sehat, Rabu (22/10/2025).
Kepala Bidang PSBPPM Bapperida Kotabaru bersama perwakilan Dinas Kesehatan dan peserta workshop dari enam kecamatan dalam kegiatan peningkatan kapasitas Forum Kecamatan dan Pokja Desa/Kelurahan Sehat, Rabu (22/10/2025).

Kotabaru – Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) terus memperkuat gerakan hidup sehat di tingkat akar rumput. Dalam Workshop Peningkatan Kapasitas Forum Kecamatan dan Pokja Desa/Kelurahan Sehat, sebanyak 17 desa resmi mendeklarasikan Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan.

Kegiatan yang digelar di Aula Bapperida Kotabaru pada Rabu (22/10/2025) ini diikuti perwakilan dari enam kecamatan, yaitu Pulau Sembilan, Pulau Sebuku, Pulau Laut Timur, Pulau Laut Tengah, Pulau Laut Utara, dan Pulau Laut Sigam.

Workshop dipimpin Kabid Perencanaan Sosial Budaya, Pemerintahan, dan Pembangunan Manusia (PSBPPM) Bapperida Kotabaru, serta menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan dan Puskesmas Wilayah Kerja Dirgahayu.

Tujuan kegiatan ini adalah memperkuat koordinasi lintas sektor dan meningkatkan kapasitas lembaga di tingkat kecamatan serta desa dalam mewujudkan Kotabaru sebagai Kabupaten Sehat.

“Forum dan Pokja yang terbentuk diharapkan menjadi motor penggerak dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen bersama menuju Kotabaru sebagai Kabupaten Sehat,” ujar perwakilan Bapperida Kotabaru.

Hasil workshop mencatat, dengan tambahan 17 desa tersebut, jumlah desa ODF di Kabupaten Kotabaru kini mencapai 160 desa, atau 79,21 persen dari total 202 desa/kelurahan. Jumlah kecamatan berstatus ODF pun meningkat menjadi 13 dari total 22 kecamatan.

Menurut data Dinas Kesehatan Kabupaten Kotabaru, hingga September 2025 masih terdapat 59 desa (29%) yang belum ODF, sementara 143 desa (71%) sudah ODF. Dengan deklarasi tambahan pada Oktober ini, capaian ODF diharapkan menembus ambang 80 persen, salah satu syarat penting untuk meraih penghargaan Swasti Saba Padapa dari Kementerian Kesehatan RI.

Workshop juga menghasilkan tiga rekomendasi strategis:

Baca Juga  Libur Lebaran, Pantai Teluk Tamiang Alami Lonjakan Wisatawan

1. Pembentukan Forum Kecamatan Sehat dan Pokja Desa/Kelurahan Sehat di seluruh wilayah sebagai prasyarat Kabupaten Sehat.

2. Setiap kecamatan diimbau menyiapkan sekretariat forum dan pokja guna memperkuat koordinasi lintas sektor.

3. Dipercepat pembentukan forum dan pokja di semua wilayah untuk mendukung capaian indikator Kabupaten/Kota Sehat.

 

Sebagai tindak lanjut, Dinas Kesehatan Kotabaru telah menyiapkan format SK pembentukan forum dan pokja, serta draft SK Komitmen ODF tingkat desa/kelurahan yang dapat diakses melalui tautan digital: bit.ly/FormulirODF.

Berdasarkan pedoman Swasti Saba, kategori penghargaan Kabupaten/Kota Sehat terbagi menjadi tiga:

Swasti Saba Padapa: 71–80% indikator terpenuhi, minimal 80% desa/kelurahan ODF.

Swasti Saba Wiwerda: 81–90% indikator terpenuhi, minimal 90% ODF.

Swasti Saba Wistara: 100% indikator terpenuhi, seluruh desa/kelurahan ODF.

Bapperida menegaskan, keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah daerah, desa, dan masyarakat. Dengan kerja sama yang kuat, Kotabaru menargetkan predikat Swasti Saba Padapa pada tahun 2025.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *