Pendidikan

Kemendikdasmen Gelontorkan Rp1 Miliar untuk Revitalisasi SMKS Muhammadiyah Al-Audah Satui

×

Kemendikdasmen Gelontorkan Rp1 Miliar untuk Revitalisasi SMKS Muhammadiyah Al-Audah Satui

Sebarkan artikel ini

BATULICIN – SMKS Muhammadiyah Al-Audah Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, menerima bantuan revitalisasi senilai lebih dari Rp1 miliar dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Bantuan tersebut digunakan untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana sekolah.

Kepala SMKS Muhammadiyah Al-Audah Satui, Muhammad Arif Athar, mengatakan bantuan tersebut menjadi langkah penting untuk meningkatkan kenyamanan proses belajar mengajar. Saat ini, pembangunan masih berlangsung dengan progres pencairan anggaran mencapai sekitar 70 persen.

“Alhamdulillah, sekolah kami mendapat bantuan revitalisasi dari Kemendikdasmen senilai lebih dari Rp1 miliar. Saat ini pembangunan masih berjalan sehingga pencairan dana baru sekitar 70 persen. Kami berharap seluruh pekerjaan dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat bagi peserta didik,” ujarnya, Jumat (31/7/2026).

Arif menambahkan, sekolah masih membutuhkan bantuan lanjutan karena masih terdapat beberapa ruang kelas yang memerlukan rehabilitasi agar seluruh fasilitas belajar memenuhi standar kelayakan.

“Kami berharap ke depan sekolah ini kembali mendapat bantuan tahap kedua sehingga seluruh ruang belajar dapat diperbaiki dan memberikan kenyamanan yang merata bagi seluruh siswa,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan, Abdullah Audah, menjelaskan bantuan revitalisasi tersebut digunakan untuk merehabilitasi tujuh ruang kelas, dua unit toilet, serta membangun empat unit toilet baru.

Menurutnya, seluruh pekerjaan dilaksanakan secara swakelola sehingga sekolah dapat mengawasi langsung kualitas pembangunan. Proyek tersebut juga mendapat pendampingan Babinsa dan tokoh masyarakat agar pelaksanaannya berjalan transparan dan sesuai spesifikasi.

“Karena dikerjakan secara swakelola, kami lebih leluasa mengontrol kualitas pekerjaan. Selain itu, pembangunan juga didampingi Babinsa dan tokoh masyarakat sehingga pelaksanaannya berlangsung terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Abdullah.

Ia menambahkan, hingga kini pembangunan masih berjalan sesuai tahapan yang telah ditetapkan dan ditargetkan selesai tepat waktu.

Baca Juga  Food Estate Belanti Siam Jadi Lokasi Peninjauan Mahasiswa KKN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *