PELAIHARI – Ular piton berukuran panjang 4 meter di wilayah Desa Pulau Sari, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah laut, Kalimantan Selatan.
“Kami dibantu dari tim Damkar langsung bertindak, takutnya kalau ular tersebut makan korban,” Kata IPTU M Alfianor Kapolsek Tambang Ulang ketika ditemui ditempat terpisah.
Ular Piton berwarna khas kuning hitam itu diperkirakan keluar dari persembunyian karena terkena hawa panas akibat terjadinya kebakaran lahan disekitar lokasi.
Tampak ular itu sudah tidak berdaya, karena dibagian perutnya ada benjolan sebesar bola voli, sehabis menelan sesuatu.
“Peristiwa itu terjadi pada Sabtu, (2/9/2023) sekitar pukul 17.00 wita, dengan susah payah kami berhasil menangkap ular tersebut walau pun tidak berselang lama hewan melata tergolong reptilia itu akhirnya mati.” Terang Alfianor.
Kapolsek Tambang Ulang yang baru dilantik ini mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya warga Tambang Ulang untuk tidak membakar lahan atau hutan.
“Jangan membakar sembarangan karena musim kemarau sudah tiba,” pungkasnya (anto)












