Pulang Pisau, bacakabar – Jalan utama di kawasan Ray 4, Kabupaten Pulang Pisau, berubah jadi kubangan berlumpur penuh lubang dan genangan air. Warga yang setiap hari melintasi jalur ini harus berjibaku, terutama saat hujan turun.
Jalur ini menjadi akses vital warga untuk beraktivitas. Namun, kerusakan yang terus dibiarkan membuat kondisi jalan semakin parah. Kendaraan roda dua dan empat kesulitan melintas. Tak sedikit pengendara terperosok hingga mengalami kecelakaan ringan akibat licinnya jalan.
Penjabat Kepala Desa Ray 4, Uneng, secara terbuka menyampaikan desakan kepada pemerintah daerah dan dinas terkait. Ia meminta tindakan nyata, bukan hanya janji atau survei berulang.
“Jalan ini sudah sangat menyulitkan warga, apalagi saat musim hujan. Kami minta dinas segera turun langsung dan memperbaiki, bukan hanya datang lalu pergi,” tegas Uneng saat ditemui di kantornya, Selasa (17/06/2025).
Warga terus menyuarakan persoalan jalan rusak ini ke berbagai instansi. Namun, belum ada tindakan konkret dari pihak terkait. Kondisi jalan makin memburuk, sementara warga tetap harus melintasinya setiap hari.
“Kami sudah lelah menyampaikan keluhan, tapi belum ada respon nyata. Harapan kami, berita ini membuka mata pemerintah dan mendorong segera ada alokasi anggaran perbaikan,” tambah Uneng.
Kerusakan jalan di Ray 4 bukan sekadar gangguan mobilitas. Masalah ini juga memicu potensi kecelakaan, memperlambat aktivitas ekonomi, dan menghambat layanan sosial. Warga meminta Bupati Pulang Pisau serta dinas teknis menindaklanjuti laporan ini secepatnya, demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat.












