Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Tanah Bumbu

Kemah Jurnalistik PWI Tanah Bumbu Dibuka dengan Indonesia Raya Tiga Stanza

×

Kemah Jurnalistik PWI Tanah Bumbu Dibuka dengan Indonesia Raya Tiga Stanza

Sebarkan artikel ini
Peserta Kemah Jurnalistik PWI Tanah Bumbu menyanyikan Indonesia Raya Tiga Stanza dipandu dirigen Kepala SMPN 3 Satap Angsana, Adriati Kurniasih, Sabtu (30/8/2025).
Peserta Kemah Jurnalistik PWI Tanah Bumbu menyanyikan Indonesia Raya Tiga Stanza dipandu dirigen Kepala SMPN 3 Satap Angsana, Adriati Kurniasih, Sabtu (30/8/2025).

BATULICIN – Kemah Jurnalistik pertama yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tanah Bumbu berlangsung khidmat dan penuh semangat, Sabtu (30/8/2025). Pembukaan kegiatan ini ditandai dengan nyanyian Indonesia Raya Tiga Stanza, yang dilantunkan serentak oleh jurnalis, guru, dan puluhan pelajar peserta kemah.

Para peserta memegang kertas putih berisi teks lagu ciptaan WR. Soepratman itu dan menyanyikannya dengan kompak. Kepala SMPN 3 Satap Angsana, Adriati Kurniasih, dipercaya menjadi dirigen dalam momen bersejarah tersebut.

“Kaget, surprise. Baru kali ini saya jadi dirigen Indonesia Raya Tiga Stanza,” ungkap Adriati yang akrab disapa Bunda Ririe. Ia mengapresiasi panitia yang menyiapkan teks lengkap tiga stanza, sehingga semua peserta bisa menyanyikan dengan baik. “Keren! Sangat menginspirasi,” tambahnya.

Wakil Ketua Bidang Kesejahteraan PWI Tanbu, Sujud Mariono, menilai pelaksanaan kemah ini punya nilai lebih, bukan hanya dari sisi edukasi jurnalistik, tetapi juga penguatan nasionalisme.

“Sosialnya dapat, ilmunya dapat, dan antar-peserta bisa menjalin kerja sama dengan baik. Apalagi nyanyian Indonesia Raya Tiga Stanza menambah semangat. Itu mengingatkan kita bahwa bangsa ini punya sejarah besar,” ujarnya.

Ketua Panitia Kemah Jurnalistik, Puja Mandela, mengaku sengaja mengusulkan penggunaan Indonesia Raya versi lengkap tiga stanza. Menurutnya, lagu itu memiliki kekuatan lirik yang luar biasa.

“Indonesia Raya versi tiga stanza salah satu karya musik favorit saya. Liriknya hebat, penuh makna, dan patut diperdengarkan ke lebih banyak orang,” jelas Puja yang juga dikenal sebagai jurnalis sekaligus musisi.

Kemah Jurnalistik PWI Tanah Bumbu diikuti 40 pelajar SMP hingga SMA bersama guru pendamping. Kegiatan ini menjadi wadah pelajar untuk belajar dasar-dasar jurnalistik sekaligus menumbuhkan literasi media dan kecintaan terhadap bangsa.

Baca Juga  Petani Satui Tanah Bumbu Laporkan Serangan Hama di 165 Hektare Sawah

Apa itu Indonesia Raya Tiga Stanza?

Lagu Indonesia Raya ciptaan WR. Soepratman aslinya memiliki tiga stanza (bait) yang penuh dengan pesan persatuan, perjuangan, dan pengabdian pada bangsa. Namun, sejak ditetapkan sebagai lagu kebangsaan melalui PP No. 44 Tahun 1958, hanya stanza pertama yang resmi digunakan dalam upacara kenegaraan. Versi tiga stanza tetap dijaga sebagai warisan sejarah dan kerap dinyanyikan dalam acara khusus untuk menumbuhkan semangat kebangsaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *