Kotabaru – Sejumlah figur sudah bermunculan di Kabupaten Kotabaru pasca pendaftaran Bacaleg dari setiap partai untuk berpartisipasi dalam pemilihan legislatif (Pileg) 2024 mendatang.
Berbagai kalangan baik dari tokoh masyarakat, pengusaha dan pemuda sudah menyatakan siap maju untuk memperebutkan kursi anggota DPRD Kotabaru.
Salah satunya adalah, Abidin Daeng Mappuji, kelahiran Kotabaru ini yang merupakan tokoh muda backgroundnya seorang pengusaha terpanggil untuk ikut Bacaleg DPRD Kabupaten Kotabaru.
Dia maju melalui Partai Amanat Nasional (PAN) sebagai tempat melabuhkan hatinya, tempat untuk memperjuangkan hak masyarakat yang belum terwujud.
Abidin Daeng Mappuji bagi masyarakat Kotabaru sudah tidak asing, karena sifat yang mudah bergaul, hangat dan ramah kepada siapa saja, dia juga dikenal berjiwa sosial tinggi.
Usai Sholat Jum’at (23/6/2023) awak media ini menemui sosok Abidin Daeng Mappuji yang ada di teras Mesjid Assalam, Jalan Pangeran Kacil, Desa Hilir Muara, Kecamatan Pulau Laut Sigam, Kotabaru.
Menurut Abidin Daeng Mappuji, majunya Bacaleg DPRD Kotabaru, karena merasa terpanggil ingin memperjuangkan hak masyarakat yang belum terwujud seperti; Pendidikan, Kesehatan, Pertanian dan terutama Nelayan.
“Saya berawal melihat para nelayan sampai saat ini, masih melakukan penangkapan ikan secara sederhana yang hasil tangkapannya kecil dan tidak sesuai biaya operasional digunakan,” Ujarnya.
“Berawal dari situ, saya terpanggil untuk ikut Bacaleg DPRD Kotabaru, setelah saya berpikir, untuk sementara ini saya bisa membantu masyarakat akan tetapi sangat terbatas,” Imbuhnya.
Dengan menjadi anggota DPRD, lanjutnya, “saya semakin leluasa untuk membantu masyarakat, apabila nanti masyarakat Kotabaru memberikan kepercayaan dan amanahnya terhadap saya, Insyaallah akan saya perjuangkan,” ungkapnya.
Adapun daerah pemilihan Abidin Daeng Mappuji, meliputi Kecamatan Pulau Laut Utara, Kecamatan Pulau Laut Sigam, Kecamatan Pulau Timur dan Kecamatan Sebuku (Sungai Bali).
Abidin Daeng Mappuji, juga berkeinginan untuk mengelola pondok pesantren Assalam yang didirikan oleh orangtuanya, H Daeng Mappuji yang sampai saat ini masih berjalan. Ia berharap agar nanti mencetak penghafal Al-Qur’an dan kelak menjadi kepribadian Islami. (Wan)












