PELAIHARI – Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Tanah Laut (HPPMTL) menandai usia ke-57 di tengah meningkatnya tuntutan peran pemuda dalam pembangunan daerah. Peringatan hari lahir yang digelar di Meeting Room Sinar Hotel Pelaihari, Sabtu (22/11/2025), bukan sekadar seremoni, tetapi forum konsolidasi untuk memperkuat kontribusi organisasi terhadap agenda pembangunan Tanah Laut.
Pemerintah Kabupaten Tanah Laut menegaskan komitmennya untuk terus mendorong organisasi kepemudaan berperan lebih strategis. Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik, Abdillah, yang mewakili Bupati H. Rahmat Trianto, menyebut HPPMTL sebagai “wadah yang konsisten melahirkan kader kritis dan berintegritas” sejak berdiri lebih dari lima dekade lalu.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Tanah Laut, Rudi Imithansyah, menilai HPPMTL kini berada pada fase penting. Dengan tema “Pemuda Tanah Laut yang Berdaya Saing dan Berdaya Mandiri untuk Memajukan Banua”, ia mendorong organisasi ini mengambil peran lebih besar menuju visi Indonesia Emas 2045.
“Pemuda Tanah Laut harus berada di garda depan gerakan sosial dan penguatan SDM. Ruang kiprahnya semakin luas, tantangannya juga semakin kompleks,” ujarnya.
Ketua HPPMTL Pusat, Harriyanor, menyampaikan bahwa usia ke-57 menjadi momentum refleksi dan pendewasaan organisasi. Ia menilai HPPMTL harus mampu memperkuat jaringan intelektual dan kontribusi nyata di lapangan.
“Organisasi semakin matang, sehingga pengurus juga dituntut lebih bijak membaca persoalan daerah. HPPMTL harus hadir sebagai bagian dari solusi pembangunan,” katanya.
Peringatan harlah kali ini mempertegas posisi HPPMTL sebagai organisasi pemuda daerah yang terus tumbuh relevan, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam penguatan SDM generasi muda Tanah Laut.












