TANAH BUMBU – Tim SAR darat menyisir hutan di sekitar Air Terjun Mandin Damar, Kecamatan Mentewe, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, untuk mencari helikopter tipe BK117 D3 yang hilang kontak sejak Senin hingga Selasa siang, tim belum menemukan tanda keberadaan helikopter tersebut.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Banjarmasin, Arianto, menyebutkan dua Search and Rescue Unit (SRU) dengan 80 personel menghadapi kendala besar akibat hujan deras dan medan terjal. “Dua SRU sudah menyisir titik koordinat yang ditetapkan, tapi hingga kini belum terlihat tanda fisik helikopter,” ujarnya di Posko 2 Desa Gunung Raya, Kecamatan Mentewe Selasa, (2/9/2025).
Sebanyak 70 personel masuk ke hutan untuk memperluas penyisiran, sementara 10 personel lain siaga di posko guna mendukung logistik. Tim juga mengoperasikan dua helikopter, satu unit milik BNPB yang melakukan pencarian udara, dan satu unit lain bersiaga di Bandara Syamsudin Noor, Banjarbaru.
“Cuaca ekstrem dan medan sulit membuat tim membutuhkan waktu lebih lama untuk memperluas area pencarian,” jelas Arianto.
Helikopter BK117 D3 milik Estindo Air itu mengangkut delapan orang, terdiri atas seorang pilot, seorang engineer, dan enam penumpang. Hingga kini, nasib mereka belum diketahui.
Sesuai prosedur operasi standar (SOP), pencarian berlangsung tujuh hari sejak laporan hilang kontak. Jika tidak ada hasil, operasi bisa diperpanjang atas permintaan pihak terkait.












