Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Tanah Bumbu

Puslitbang Polri Kaji Penanganan Demo di Tanah Bumbu

×

Puslitbang Polri Kaji Penanganan Demo di Tanah Bumbu

Sebarkan artikel ini
Suasana rapat penelitian Puslitbang Polri bersama Polres Tanah Bumbu dan peserta eksternal di ruang pertemuan.
Tim Puslitbang Mabes Polri bersama jajaran Polres Tanah Bumbu dan perwakilan eksternal mengikuti forum penelitian terkait penanganan aksi unjuk rasa di Mapolres Tanah Bumbu.

TANAH BUMBU — Tim Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Mabes Polri melakukan penelitian terkait penanganan aksi unjuk rasa di wilayah hukum Polres Tanah Bumbu.

Penelitian tersebut mengangkat tema “Penyampaian Pendapat di Muka Umum: Peran Polri dalam Penanganan Unjuk Rasa guna Mewujudkan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat.”

Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, tidak hanya dari internal Polri, tetapi juga tokoh adat, perwakilan mahasiswa, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk menghimpun beragam perspektif.

Tim Puslitbang mengumpulkan data melalui wawancara, diskusi kelompok, dan observasi langsung. Fokus kajian mencakup pola penanganan demonstrasi, penerapan pendekatan humanis, serta sinergi antara Polri dengan pemerintah daerah dan masyarakat.

Kasi Humas Polres Tanah Bumbu, Supriyo Sanyoto, mengatakan kegiatan penelitian ini menjadi bagian dari upaya evaluasi dan peningkatan kinerja Polri dalam menangani aksi unjuk rasa.

“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat diperoleh masukan yang konstruktif, baik dari internal maupun eksternal, untuk meningkatkan profesionalisme Polri dalam menangani penyampaian pendapat di muka umum,” ujarnya Senin (4/5/2026).

Ia menambahkan, pendekatan humanis dan komunikasi yang baik dengan berbagai pihak menjadi kunci dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif saat berlangsungnya aksi demonstrasi.

Masukan dari tokoh adat turut memperkaya kajian, terutama terkait nilai-nilai kearifan lokal dalam menjaga stabilitas keamanan. Sementara itu, mahasiswa menjadi representasi aspirasi masyarakat dalam menyampaikan pendapat di ruang publik.

Unsur Forkopimda juga memberikan pandangan terkait pentingnya koordinasi lintas sektor dalam menjaga situasi tetap kondusif.

Hasil penelitian ini diharapkan menjadi dasar penyusunan rekomendasi guna meningkatkan profesionalisme Polri dalam menangani aksi unjuk rasa secara humanis, terukur, dan sesuai ketentuan perundang-undangan.

Baca Juga  Polres Tanah Bumbu Dukung Pembangunan Jembatan Tungkaran Pangeran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *