Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Banjarbaru

Festival Burung Berkicau Denzipur 8/GM Cup, Kebersamaan TNI dan Masyarakat Geliatkan UMKM

×

Festival Burung Berkicau Denzipur 8/GM Cup, Kebersamaan TNI dan Masyarakat Geliatkan UMKM

Sebarkan artikel ini
Mayor Czi Henric Pardamean Hutagalang menyerahkan piala kepada juara lomba burung berkicau Denzipur 8/GM Cup di Banjarbaru.
Komandan Denzipur 8/Gawi Manuntung Mayor Czi Henric Pardamean Hutagalang menyerahkan trofi kepada pemenang Festival Burung Berkicau Denzipur 8/GM Cup di Banjarbaru, Minggu (26/10/2025).

BANJARBARU – Suara kicauan burung bersahut-sahutan memenuhi area Asrama Detasemen Zeni Tempur (Denzipur) 8/Gawi Manuntung di Jalan A. Yani Km 30,5, Banjarbaru, Minggu (26/10/2025). Ribuan pecinta burung dari berbagai daerah hadir mengikuti Festival dan Lomba Burung Berkicau Denzipur 8/GM Cup 2025, yang sukses menjadi ajang silaturahmi antara TNI dan masyarakat.

Komandan Denzipur 8/GM, Mayor Czi Henric Pardamean Hutagalang, S.S.T.Han., S.T., M.S.S., mengatakan kegiatan ini bukan sekadar perlombaan, melainkan sarana mempererat kebersamaan dan menumbuhkan semangat positif di kalangan masyarakat.

“Event ini kami gelar sebagai wadah silaturahmi antara prajurit Denzipur 8 dan komunitas pecinta burung. Lewat hobi yang sama, kita membangun kebersamaan dan memperkuat hubungan TNI dengan masyarakat,” ujarnya.

Tak hanya diikuti peserta dari Kalimantan Selatan, festival ini juga menarik minat peserta dari Kalimantan Tengah seperti Palangka Raya dan Sampit. Sebanyak 40 kelas dilombakan, antara lain Murai Borneo, Cucak Ijo, Kenari, Lovebird, Cendet, dan Kolibri (Konin).

Selain menjadi ajang kompetisi, gelaran ini juga menggerakkan ekonomi lokal. Sejumlah pelaku UMKM turut memanfaatkan momentum tersebut dengan membuka stan penjualan pakan burung, sangkar, perlengkapan lomba, hingga kuliner.

“Selain mempererat tali silaturahmi, kegiatan ini juga berdampak langsung pada perekonomian warga sekitar. Banyak pedagang yang omzetnya meningkat selama acara berlangsung,” tambah Mayor Henric.

Ketua Panitia, Kapten Czi Sigit Adi Setiawan, menyebut antusiasme peserta melebihi ekspektasi panitia.

“Sekitar 800 peserta ikut ambil bagian. Ini membuktikan bahwa dunia kicau di Kalimantan terus berkembang dan menjadi wadah positif bagi masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan yang dikemas oleh EO Maestro Borneo ini berjalan lancar dan profesional. Ketua EO, Bambang Triono, menyampaikan komitmen untuk menjadikan lomba burung sebagai sarana kreatif dan ekonomi produktif.

Baca Juga  Gerakan Pangan Murah di Banjarbaru, DPKP Kalsel Beri Subsidi Komoditas Strategis

“Kami berupaya agar kegiatan ini bukan hanya hiburan, tetapi juga penggerak ekonomi. Dunia kicau itu positif — mempererat persaudaraan dan membuka peluang usaha,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu peserta asal Balangan, Sardi, mengaku bangga setelah burung miliknya meraih Juara 1 Kelas Murai Borneo.

“Persaingan sangat ketat, tapi alhamdulillah burung kami tampil maksimal. Terima kasih kepada Denzipur 8 dan panitia yang sudah menyelenggarakan event sebesar ini,” katanya.

Ia berharap kegiatan semacam ini bisa menjadi agenda tahunan, mengingat dampaknya yang besar bagi komunitas, pariwisata, dan ekonomi daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *