Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Nasional

Darmizal Sebut Prabowo Tunjukkan Sikap Negarawan Lewat Jamuan Kebangsaan di Istana

×

Darmizal Sebut Prabowo Tunjukkan Sikap Negarawan Lewat Jamuan Kebangsaan di Istana

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo Subianto memimpin pertemuan dengan mantan presiden, mantan wakil presiden, dan pimpinan partai politik di Istana Negara, Jakarta.
Presiden RI Prabowo Subianto memimpin pertemuan bersama sejumlah tokoh nasional dan pimpinan partai politik di Istana Negara, Jakarta, Selasa (3/2/2026).

JAKARTA — Presiden RI Prabowo Subianto menggelar makan malam kebangsaan bersama para mantan presiden, mantan wakil presiden, serta para ketua umum partai politik di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (3/2/2026) malam.

Dalam pertemuan tersebut, Prabowo didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka serta jajaran Kabinet Merah Putih.

Sejumlah tokoh nasional turut hadir dalam jamuan tersebut, di antaranya Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Presiden ke-7 RI Joko Widodo, serta mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Boediono, dan Ma’ruf Amin. Turut hadir pula para mantan Menteri Luar Negeri serta ketua umum partai politik.

Suasana pertemuan berlangsung hangat. Dalam sejumlah dokumentasi, Prabowo terlihat duduk di tengah meja jamuan diapit oleh Joko Widodo dan Susilo Bambang Yudhoyono.

Ketua Umum Relawan Jokowi (ReJO) for Prabowo-Gibran, HM Darmizal, menilai pertemuan tersebut sebagai langkah penting dalam memperkuat komunikasi kebangsaan di tengah dinamika global.

Menurutnya, situasi geopolitik dunia saat ini tengah menghadapi ketegangan, terutama setelah meningkatnya konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran pada akhir Februari 2026.

“Dunia sedang memanas. Eskalasi konflik Amerika Serikat–Israel dan Iran mengguncang geopolitik global. Dalam situasi seperti ini, komunikasi dan konsolidasi nasional menjadi sangat penting,” ujar Darmizal, Rabu (4/2/2026).

Ia menilai langkah Prabowo mengundang para pemimpin nasional lintas generasi menunjukkan sikap terbuka dalam merumuskan langkah strategis bagi Indonesia.

Menurut Darmizal, Presiden Prabowo memilih mendengar pandangan para pemimpin terdahulu dan menghimpun masukan dari berbagai pihak untuk menghadapi dinamika global.

“Beliau tidak berjalan sendiri. Ia membuka ruang dialog dengan para pendahulu untuk mendapatkan pandangan dan pengalaman dalam merumuskan langkah terbaik bagi Indonesia,” katanya.

Darmizal juga menyinggung ketidakhadiran Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri yang disebut berhalangan hadir karena agenda partai di Bali. Namun, kehadiran Megawati tetap diwakili oleh Ketua DPR RI Puan Maharani.

Baca Juga  Fernando Emas Ragukan Motif Penyiraman Air Keras Andrie Yunus karena Dendam Pribadi

Menurutnya, pertemuan tersebut mencerminkan pesan persatuan di tengah perbedaan politik.

Ia menilai pertemuan lintas pemimpin nasional itu menjadi simbol bahwa komunikasi kebangsaan tetap terjaga meskipun terjadi pergantian kepemimpinan.

“Di tengah situasi global yang tidak menentu, Indonesia justru menunjukkan kematangan politik. Para pemimpin masa kini dan masa lalu dapat duduk bersama membicarakan kepentingan bangsa,” ujarnya.

Darmizal berharap semangat dialog dan persatuan nasional tersebut terus dijaga dalam menghadapi tantangan global di masa mendatang.

“Indonesia membutuhkan pemimpin yang kuat, tetapi juga pemimpin yang mau mendengar dan berdialog demi solusi kebangsaan,” kata Darmizal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *