Tenggarong – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri melakukan kunjungan kerja ke sejumlah desa di Kecamatan Kota Bangun. Dalam agenda tersebut, Bupati menyerahkan berbagai bantuan, meninjau fasilitas publik, serta mengevaluasi pelaksanaan program bantuan keuangan Rp50 juta per RT.
Kunjungan diawali dengan Safari Subuh Pemerintah Kabupaten Kukar ke-307 di Masjid Besar Al Jamal, Kecamatan Kota Bangun, yang dirangkaikan dengan penyerahan SK Yayasan, Selasa (14/10/2025).
Bupati Aulia Rahman menegaskan, kegiatan turun langsung ke lapangan merupakan upaya pemerintah memastikan program “Kukar Idaman Terbaik” berjalan tepat sasaran.
“Kami ingin terus hadir di tengah masyarakat, mendengarkan langsung aspirasi, serta memastikan bantuan dan program pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya,” ujarnya.
Selain menyerahkan bantuan pakan ikan dan perahu kepada kelompok nelayan se-Kecamatan Kota Bangun, Bupati juga meninjau SMP Negeri 1 Kota Bangun. Ia berinteraksi dengan siswa, membagikan susu, serta memberikan doorprize untuk menumbuhkan semangat belajar dan hidup sehat.
Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan layanan Puskesmas Kecamatan Kota Bangun, termasuk pemberian tambahan gizi (PMT) serta dorongan penerapan pelayanan kesehatan aktif 24 jam sebagai bagian dari program “Kukar Idaman Terbaik.”
Usai itu, Bupati Aulia Rahman melakukan silaturahmi dan evaluasi bersama kepala desa dan pengurus RT se-Kecamatan Kota Bangun terkait pelaksanaan program bantuan keuangan Rp50 juta per RT di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Kota Bangun.
Setelah ishoma, rombongan melanjutkan perjalanan ke Desa Loleng untuk menghadiri pelantikan Pengganti Antarwaktu (PAW) anggota BPD Desa Loleng, Muara Kaman, dan Tabang yang dilaksanakan di BPU Desa Loleng.
Rangkaian kunjungan kerja ditutup dengan silaturahmi bersama kepala desa dan pengurus RT se-Kecamatan Kota Bangun Darat di BPU Desa Kota Bangun II, serta peninjauan jalan poros Kota Bangun II–Wonosari–Kedang Ipil–Lebaho Ulaq bersama sejumlah kepala OPD.
“Program Kukar Idaman Terbaik harus menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari infrastruktur, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi. Karena itu, evaluasi lapangan seperti ini penting untuk memastikan pelaksanaannya tepat sasaran,” tegas Bupati Aulia Rahman.












