KOTABARU — Pemerintah Kabupaten Kotabaru mulai menyiapkan langkah percepatan pembangunan dengan menengok praktik tata kelola dan transformasi digital di Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Bupati Kotabaru Muhammad Rusli melakukan audiensi langsung ke Kantor Wali Kota Samarinda, Jumat (12/12/2025), untuk menggali strategi pembangunan infrastruktur dan penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Kotabaru berdiskusi dengan Wali Kota Samarinda Andi Harun mengenai penguatan pelayanan publik berbasis digital, mulai dari integrasi layanan administrasi hingga efisiensi pengambilan keputusan berbasis data. Samarinda dipilih sebagai rujukan karena dinilai relatif konsisten dalam mendorong digitalisasi pemerintahan dan pembangunan kota.
Muhammad Rusli menilai transformasi digital tidak lagi menjadi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak bagi daerah yang ingin meningkatkan kualitas layanan publik sekaligus mempercepat pembangunan. Ia menekankan pentingnya adaptasi sistem pemerintahan agar mampu menjawab tuntutan masyarakat yang semakin dinamis.
Sementara itu, Andi Harun memaparkan sejumlah kebijakan yang diterapkan Samarinda, termasuk penguatan SPBE sebagai instrumen pengendalian program dan transparansi pelayanan. Menurutnya, digitalisasi menjadi fondasi penting untuk memastikan pembangunan berjalan efektif, terukur, dan akuntabel.
Pertemuan ini diharapkan menjadi titik awal kerja sama antardaerah dalam penguatan kapasitas pemerintahan dan pembangunan berkelanjutan. Pemerintah Kabupaten Kotabaru berencana menindaklanjuti hasil audiensi tersebut dengan penyesuaian kebijakan dan implementasi di tingkat daerah, khususnya dalam sektor pelayanan publik dan infrastruktur.












