Batulicin, bacakabar – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Sosialisasi Kader Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) di Pendopo Kantor Bupati, Selasa (24/6/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan dan menekan angka stunting di wilayah tersebut.
Sebanyak 200 peserta mengikuti bimtek, terdiri dari kader pangan Posyandu, perwakilan TP PKK kabupaten dan kecamatan, serta unsur dinas terkait. Mereka dibekali pengetahuan tentang pemanfaatan pangan lokal melalui menu B2SA sebagai strategi peningkatan gizi keluarga.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Rahbiyah, mengatakan kegiatan ini bertujuan mencetak kader pangan yang aktif, andal, dan mampu menjadi pelopor edukasi gizi di masyarakat. “Kami ingin kader memahami tugasnya secara utuh dan mampu mengajak masyarakat menerapkan menu sehat dari bahan pangan lokal,” ujar Rahbiyah.
Ketua TP PKK Tanah Bumbu, Andi Irmayani Rudi Latif, melalui Ketua Bidang IV PKK, Erli Yuli Susanti, menegaskan pentingnya sinergi keluarga, masyarakat, dan pemerintah dalam menurunkan angka stunting. Ia menyampaikan bahwa pangan sehat tidak harus mahal. “Kader pangan harus mampu memberi contoh langsung di Posyandu. Edukasi gizi keluarga sangat penting untuk mencetak generasi sehat dan cerdas,” ucapnya.
Menurut data 2024, angka stunting di Tanah Bumbu turun sebesar 4,5 persen. Pemkab berharap penurunan ini berlanjut dengan kontribusi aktif para kader.
Dalam kegiatan ini, Pemkab menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang, antara lain Niken Hariati Widyastuti dari Poltekkes Kemenkes Banjarmasin, Dadan Jumadianor (ahli gizi), Rosita Dewi (Analis Ketahanan Pangan Tanah Bumbu), dan Rahdian Noor dari Dinas PKP Provinsi Kalsel.
Bimtek ini juga mendorong praktik langsung diversifikasi pangan berbasis pekarangan agar kader bisa mengimplementasikan pengetahuan di lapangan.












