Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Berita

Aksi Heroik KM Kelimutu di Laut Jawa: Selamatkan 8 Awak Tugboat yang Terombang-ambing Akibat Kebocoran

×

Aksi Heroik KM Kelimutu di Laut Jawa: Selamatkan 8 Awak Tugboat yang Terombang-ambing Akibat Kebocoran

Sebarkan artikel ini

BACAKABAR.ID, BATULICIN – Drama penyelamatan terjadi di tengah perairan Laut Jawa pada Sabtu (17/1/2026) malam. Kapal penumpang milik PT PELNI (Persero), KM Kelimutu, berhasil mengevakuasi delapan awak kapal Tugboat (TB) Equator 10 yang terancam tenggelam setelah mengalami kebocoran serius pada kamar mesin.

Aksi penyelamatan ini dilakukan saat KM Kelimutu tengah menempuh pelayaran reguler dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, menuju Pelabuhan Batulicin, Tanah Bumbu.

Sekitar pukul 18.45 WITA, ketenangan pelayaran KM Kelimutu berubah menjadi aksi siaga setelah menerima panggilan darurat (Distress Call) melalui Radio VHF Channel 16. TB Equator 10 melaporkan kondisi kritis akibat air yang mulai masuk ke kamar mesin.

Merespons cepat, Nakhoda KM Kelimutu, Capt. Meiardi Baruna Negara, langsung memerintahkan olah gerak kapal untuk mendekati titik koordinat darurat. Tim darurat yang dipimpin oleh Mualim I diterjunkan dalam operasi penyelamatan yang menuntut koordinasi presisi antara departemen dek dan mesin.

“Alhamdulillah, proses evakuasi berjalan lancar. Delapan awak berhasil kami evakuasi dengan selamat tanpa hambatan pada pukul 21.42 WITA. Keselamatan jiwa manusia selalu menjadi prioritas utama kami di laut,” tegas Capt. Meiardi.

Setibanya di Pelabuhan Batulicin, seluruh awak TB Equator 10 langsung dijemput oleh pihak agen dan KSOP untuk penanganan lebih lanjut.

Kepala Cabang PELNI Batulicin, Anita Lestari, memberikan apresiasi tinggi atas profesionalisme seluruh awak KM Kelimutu. Meski aksi penyelamatan ini berdampak pada jadwal pelayaran, ia memastikan para penumpang memberikan respons positif.

“Akibat proses evakuasi ini, kedatangan kapal di Batulicin tertunda 50 menit, dan jadwal keberangkatan pun mundur satu jam menjadi pukul 12.00 WITA. Kami sudah memberikan penjelasan kepada para penumpang, dan alhamdulillah mereka sangat mengerti bahwa ada nyawa yang harus diselamatkan,” terang Anita.

Baca Juga  Rencana Rilis PlayStation 6 Berpotensi Terungkap, Berkat Microsoft

Insiden ini kembali membuktikan kesiapsiagaan armada PELNI dalam menghadapi situasi darurat di laut. Pelatihan rutin yang dijalani awak kapal menjadi kunci keberhasilan operasi penyelamatan di tengah luasnya Laut Jawa.

Sebagai informasi, KM Kelimutu merupakan kapal berkapasitas 1.000 penumpang yang melayani rute panjang melintasi Jakarta, Semarang, Surabaya, hingga Batulicin. Bagi PELNI, mengantar penumpang sampai tujuan adalah tugas, namun menyelamatkan nyawa di lautan adalah panggilan kemanusiaan yang utama.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *