Tanjung, bacakabar – Ratusan sopir truk yang tergabung dalam Persatuan Bubuhan Sopir Truk Tabalong (PBSTT) menggelar aksi damai di halaman Gedung DPRD Kabupaten Tabalong, Selasa (26/5) pagi.
Mereka membawa sekitar 130 unit truk roda enam dan satu truk lowboy. Sebelum ke DPRD, massa berkumpul di Jalan Nan Sarunai, Desa Maburai, Kecamatan Murung Pudak. Konvoi berjalan dengan pengawalan Satlantas Polres Tabalong.
Para sopir menuntut ketersediaan bio solar subsidi yang dinilai semakin langka. Wakil Bupati Habib Taufani Alkaf, Ketua DPRD Riza Fahlipi, Kapolres AKBP Wahyu Ismoyo, dan unsur Forkopimda lainnya menemui langsung massa aksi.
Rapat Dengar Pendapat digelar di Ruang Rapat Pimpinan DPRD. Hadir perwakilan pemerintah daerah, Pertamina, pengusaha SPBU, dan PBSTT. Empat poin disepakati.
Pertama, pengisian bio solar subsidi untuk kendaraan roda enam minimal 80 liter per unit. Kedua, distribusi solar subsidi harus transparan. Ketiga, penyalahgunaan BBM subsidi ditindak tegas. Keempat, daftar ulang barcode yang diblokir dipermudah dan pengisian solar tidak lagi diarahkan untuk membeli dexlite.
Kesepakatan ditandatangani bersama. Kasi Humas Polres Tabalong, Iptu Heri Siswoyo, menyebut pengamanan melibatkan TNI, Satpol PP, dan Dishub.
Aksi ini menjadi solidaritas sopir Tabalong terhadap tuntutan serupa di daerah lain. “Seluruh kegiatan berjalan aman dan kondusif,” ujar Heri. Massa membubarkan diri siang hari. Mereka akan memantau realisasi kesepakatan dalam waktu dekat.












