Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Pemerintahan

Wagub Kalsel Hasnuryadi Ajak Generasi Muda Tak Lupakan Sejarah Pahlawan Kalimantan

×

Wagub Kalsel Hasnuryadi Ajak Generasi Muda Tak Lupakan Sejarah Pahlawan Kalimantan

Sebarkan artikel ini
Wagub Kalsel Hasnuryadi Sulaiman melakukan tabur bunga saat ziarah HUT ke-77 ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan di Banjarbaru.
Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuryadi Sulaiman melakukan tabur bunga saat ziarah peringatan HUT ke-77 Proklamasi Pemerintahan Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan di Banjarbaru, Minggu (17/5/2026).

BANJARBARU — Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuryadi Sulaiman mengingatkan generasi muda agar tidak melupakan sejarah perjuangan para pahlawan Kalimantan dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Pesan itu disampaikan Hasnuryadi usai mengikuti upacara ziarah peringatan Hari Ulang Tahun ke-77 Proklamasi Pemerintahan Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan di Banjarbaru, Minggu (17/5/2026).

Di tengah suasana khidmat ziarah, Hasnuryadi menilai penghormatan kepada para pejuang bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan pengingat bahwa kemerdekaan lahir dari pengorbanan besar.

Menurutnya, jasa para pejuang ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan, termasuk Brigjen Hasan Basri, harus terus dikenang sebagai bagian penting sejarah perjuangan bangsa.

“Sebagai penghormatan kepada arwah Brigjen Hasan Basri beserta seluruh pejuang ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan, kita mendoakan agar beliau-beliau diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” ujarnya.

Hasnuryadi juga mengajak masyarakat melanjutkan semangat pengabdian para pahlawan melalui kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan negara.

Baginya, semangat perjuangan tidak berhenti di medan perang, tetapi harus diteruskan dalam kehidupan sehari-hari melalui kerja, persatuan, dan kecintaan terhadap tanah air.

Kepada generasi muda, ia mengingatkan pentingnya memahami sejarah sebagaimana pesan Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, tentang Jas Merah atau jangan sekali-kali melupakan sejarah.

“Para pahlawan mempertahankan negara ini dengan pengorbanan besar, termasuk darah dan nyawa mereka. Kita harus memahami perjuangan itu,” katanya.

Ia menambahkan, tantangan generasi saat ini bukan lagi merebut kemerdekaan, melainkan mengisinya dengan menjaga persatuan, memperkuat rasa cinta tanah air, serta memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara.

“Sekarang tugas kita adalah mengisi kemerdekaan, menjunjung persatuan, cinta tanah air, dan memberikan yang terbaik untuk Indonesia,” tutupnya.

Baca Juga  Kotabaru Percepat Penyelesaian Tindak Lanjut Rekomendasi BPK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *