JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto dikabarkan akan kembali melakukan perombakan Kabinet Merah Putih pada awal pekan ini. Langkah tersebut disebut menyasar sejumlah posisi strategis, mulai dari menteri hingga kepala lembaga negara.
Informasi yang beredar menyebutkan, reshuffle akan dilakukan secara bertahap mulai Senin (27/4/2026), dengan agenda awal berupa pelantikan pejabat baru di lingkungan pemerintahan.
Sejumlah nama mulai mencuat dalam bursa pergantian jabatan. Mantan Kepala Staf Angkatan Darat, Dudung Abdurachman, disebut berpeluang mengisi posisi Kepala Staf Presiden (KSP), menggantikan Muhammad Qodari.
Qodari sendiri dikabarkan akan bergeser ke peran baru di bidang komunikasi pemerintahan, yakni sebagai juru bicara presiden sekaligus memimpin Badan Komunikasi Pemerintah. Perubahan ini dinilai sebagai upaya memperkuat penyampaian kebijakan pemerintah kepada publik.
Selain itu, nama Abdul Kadir Karding disebut masuk dalam daftar kandidat Kepala Badan Karantina. Sementara Hasan Nasbi disebut akan mengisi posisi Utusan Khusus Presiden Bidang Komunikasi.
Sinyal perombakan kabinet menguat dari berbagai sumber internal, meski hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Istana terkait rencana tersebut.
Sejak dilantik pada Oktober 2024, Prabowo tercatat telah melakukan tiga kali reshuffle kabinet. Perombakan pertama berlangsung pada Februari 2025, diikuti reshuffle kedua dan ketiga pada September 2025 yang mencakup sejumlah posisi menteri dan wakil menteri.
Perombakan kabinet kali ini diperkirakan lebih luas, dengan target lebih dari lima kementerian strategis. Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari evaluasi kinerja pemerintahan sekaligus penguatan struktur kabinet dalam menghadapi agenda nasional ke depan.












