TABALONG — Penanaman jagung serentak Kuartal II digelar di Desa Padangin, Kecamatan Muara Harus, Kabupaten Tabalong, Senin (27/4), sebagai bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan 2026.
Kegiatan dipusatkan di lahan Kelompok Tani Teluk Unggang dengan luas sekitar satu hektare. Penanaman dilakukan menggunakan metode tugal setelah pengolahan lahan dengan traktor, dengan jenis tanaman jagung pakan.
Sejumlah unsur pemerintah daerah dan aparat turut terlibat dalam kegiatan tersebut, termasuk jajaran kecamatan, perangkat desa, hingga kepolisian setempat. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa.
Namun, pelaksanaan di lapangan masih menghadapi sejumlah kendala, terutama keterbatasan sumber air yang masih bergantung pada curah hujan. Selain itu, potensi serangan hama juga menjadi perhatian dalam proses budidaya.
Meski demikian, kegiatan penanaman tetap berjalan lancar. Estimasi panen diperkirakan berlangsung pada Juli 2026, meski hasil produksi masih bergantung pada kondisi cuaca dan perawatan tanaman.
Kepolisian melalui jajaran Polsek Muara Harus turut mendampingi kegiatan sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah di sektor pertanian.
Keterlibatan aparat ini dinilai penting untuk memastikan program strategis seperti swasembada pangan dapat berjalan efektif sekaligus memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.











