Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Hukum

BNN Tanah Laut Catat Kinerja 2025: 36 Direhabilitasi, 577 Aparatur Desa Jalani Tes Urine

×

BNN Tanah Laut Catat Kinerja 2025: 36 Direhabilitasi, 577 Aparatur Desa Jalani Tes Urine

Sebarkan artikel ini
Kepala BNN Tanah Laut Kompol Ferey Hidayat saat konferensi pers capaian kinerja 2025 di Pelaihari
Kepala BNN Kabupaten Tanah Laut Kompol Ferey Hidayat menyampaikan capaian kinerja BNNK Tala tahun 2025 dalam konferensi pers di Pelaihari.

PELAIHARI — Badan Narkotika Nasional Kabupaten Tanah Laut (BNNK Tala) mencatat sejumlah capaian kinerja sepanjang tahun 2025, mulai dari rehabilitasi penyalahguna narkoba, pencegahan dini, hingga penguatan kerja sama lintas sektor. Data tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Kantor BNNK Tanah Laut, Pelaihari, Selasa (23/12/2025).

Kepala BNNK Tanah Laut, Kompol Ferey Hidayat, mengungkapkan sebanyak 36 orang menjalani program rehabilitasi narkoba dengan total 288 kali kegiatan sepanjang 2025. Angka ini mengalami penurunan dibandingkan tahun 2024 yang mencatat 40 orang peserta rehabilitasi.

Selain rehabilitasi, BNNK Tala juga melaksanakan tes urine terhadap 577 aparatur pemerintahan desa di wilayah Kabupaten Tanah Laut. Dari hasil pemeriksaan tersebut, sebagian besar dinyatakan negatif, meski ditemukan satu kepala desa yang terindikasi positif narkoba dan telah diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

BNNK Tala berencana meningkatkan efektivitas program pencegahan dengan menerapkan tes urine secara mendadak. Selama ini, pemeriksaan masih dilakukan secara terjadwal dan difokuskan pada aparatur desa sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat. Pada tahun 2026, BNNK Tala menargetkan seluruh desa di Tanah Laut dapat menganggarkan dan mengikuti program tes urine secara menyeluruh.

Di bidang rehabilitasi lanjutan, BNNK Tala juga mengirim empat klien ke pusat rehabilitasi di Bogor untuk menjalani program intensif selama empat bulan. Seluruh peserta dinyatakan berhenti menggunakan narkoba setelah menyelesaikan program tersebut. BNNK Tala menegaskan pentingnya dukungan masyarakat agar para mantan penyalahguna dapat kembali menjalani kehidupan sosial tanpa stigma.

Sepanjang 2025, BNNK Tala menjalin kerja sama melalui nota kesepahaman dengan 10 instansi, serta mencatat Indeks Kepuasan Masyarakat sebesar 3,84 dengan kategori mutu pelayanan A atau sangat baik.

Baca Juga  Pria di Tanah Bumbu Ditangkap Polisi Usai Berulang Kali Setubuhi Adik Ipar

Dari sisi pencegahan, kegiatan sosialisasi bahaya narkoba telah menjangkau 6.203 orang dari unsur masyarakat, pendidikan, pemerintahan, dan swasta. Sementara itu, kegiatan deteksi dini menyasar 2.441 orang. Indeks Ketahanan Diri Remaja (IKDR) tercatat sebesar 50,84 persen dari target 53 persen, sedangkan Indeks Ketahanan Keluarga (IKK) mencapai 78,80 persen dari target 80,30 persen.

Dalam upaya pemberantasan, BNNK Tala melaksanakan Layanan Asesmen Terpadu (LAT) terhadap 23 orang, melampaui target awal 10 orang. Dari jumlah tersebut, lima orang diproses hukum, sementara 18 lainnya menjalani rehabilitasi di BNNK Tala.

BNNK Tala juga tengah membangun Balai Rehabilitasi Napza rawat inap di Jalan A. Yani, Desa Ambungan, Kecamatan Pelaihari. Fasilitas ini menjadi satu-satunya balai rehabilitasi rawat inap di Kalimantan Selatan dan ditargetkan mulai beroperasi pada 2026 dengan kapasitas awal 10 orang.

Melalui berbagai program tersebut, BNNK Tala menegaskan komitmennya untuk memperkuat pencegahan sejak dini dan mendukung pemulihan penyalahguna narkoba sebagai bagian dari upaya melindungi generasi muda dari ancaman narkotika.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *