Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Tanah Laut

Penuhi Gizi Santri, Dapur MBG Dibangun di Tanah Laut

×

Penuhi Gizi Santri, Dapur MBG Dibangun di Tanah Laut

Sebarkan artikel ini
Peletakan batu pertama pembangunan dapur makan Bergizi Gratis di Pondok Pesantren Nurul Hijrah, Jorong Rabu, (26/2) Foto Anto.

Tanah Laut – Pemerintah terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan Dapur Makan Bergizi Gratis di Pondok Pesantren Nurul Hijrah, Jorong, Tanah Laut, pada Rabu (26/2/2025).

Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Hijrah, KH Mukeri Yunus, menyampaikan rasa terima kasihnya atas program ini. Menurutnya, pemenuhan gizi yang baik sangat penting untuk membangun generasi yang sehat dan kuat.

“Program ini sejalan dengan visi besar bangsa kita. Kesehatan fisik dan mental harus seimbang agar umat menjadi lebih kuat,” ujar KH Mukeri Yunus.

Ia juga menukil hadis yang menekankan pentingnya kekuatan fisik dalam Islam: “Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah SWT daripada mukmin yang lemah.”

KH Mukeri Yunus berharap dapur ini tidak hanya memberi manfaat bagi para santri, tetapi juga masyarakat sekitar yang membutuhkan.

Hadir dalam acara ini, Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, yang diwakili oleh Staf Ahli Politik dan Pemerintahan, Adi Santoso. Dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi kepada Badan Gizi Nasional, pimpinan pesantren, serta seluruh pihak yang mendukung pembangunan dapur ini.

“Kesuksesan program MBG dimulai dari dapur ini. Dari sinilah makanan sehat dan bergizi akan disiapkan untuk para santri,” ujar Adi Santoso.

Ia menekankan bahwa aspek kualitas makanan harus menjadi prioritas utama, mulai dari keseimbangan gizi hingga kebersihan bahan baku.

“Saya berharap program ini tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi santri, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah,” tambahnya.

Menurutnya, peletakan batu pertama ini bukan sekadar seremonial, tetapi sebuah langkah konkret dalam memastikan program ini benar-benar berjalan dan bermanfaat bagi dunia pendidikan.

Baca Juga  Polres Tanah Laut Ungkap 17 Kasus Narkoba dalam Operasi Antik Intan 2025

Setelah acara pembukaan di aula Pondok Pesantren Nurul Hijrah, rombongan bergerak menuju lokasi pembangunan dapur untuk melaksanakan prosesi peletakan batu pertama. Dengan adanya fasilitas ini, santri dan masyarakat sekitar bisa mendapatkan makanan sehat dan bergizi secara berkelanjutan.

Penulis: Anto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *