Palangka Raya

Evaluasi Aparat Penegak Hukum, DPD IMM Kalteng: Mengutuk Tindakan Brutal Oknum Polisi

×

Evaluasi Aparat Penegak Hukum, DPD IMM Kalteng: Mengutuk Tindakan Brutal Oknum Polisi

Sebarkan artikel ini
Foto Arif Bayu Basyariman, Ketua Bidang Hikmah Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kalteng.

Palangka Raya – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kalimantan Tengah menyorot beberapa kasus yang melibatkan oknum polisi belakangan ini terjadi.

Di antara kasus tersebut adalah penembakan seorang pria di Kabupaten Kotawaringin Timur oleh oknum aparat kepolisian serta yang terbaru kasus pembunuhan dan perampasan mobil korban oleh oknum personel Polresta Palangka Raya yang menggemparkan warga Kabupaten Katingan.

Ketua Bidang Hikmah DPD IMM Kalimantan Tengah, Arif Bayu Basyariman mengatakan pihaknya mengutuk keras oknum aparat Kepolisian Kalteng yang melakukan tindakan brutal dan kesewenang-wenangan.

“Kami mengutuk keras terhadap oknum aparat Kepolisian Kalimantan Tengah yang bertindak brutal dan sewenang-wenang dalam bertindak terhadap rakyat,” kata Bayu, secara tertulis yang diterima wartawan, Sabtu (15/12/2024) malam.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa semestinya aparat penegak hukum, khususnya Kepolisian harus memiliki kultur dan sikap profesional, humanis, dan menghormati asas hak asasi manusia.

“Seyogianya aparat Kepolisian harus memiliki kultur dan sikap profesional, humanis dan menghormati HAM,” jelasnya.

Atas permasalahan tersebut, setidaknya ada dua sikap yang disampaikan oleh Bayu, guna merespon kasus-kasus yang berkembang.

“Kami mendesak Kapolri untuk mengevaluasi Kapolda Kalteng dan Kapolresta Palangka Raya yang bertanggungjawab atas tindakan kejahatan yang dilakukan oleh oknum personelnya. Serta mendesak Presiden Republik Indonesia untuk mereformasi kultural di tubuh Kepolisian yang dianggap mengalami kemunduran.” Tutupnya.

Sementara Kabid Humas Polda Kalimantan Tengah, Kombes Pol. Erlan Munaji yang baru-baru ini menyampaikan terkait kasus pembunuhan di Katingan oleh oknum kepolisian. Ia menegaskan komitmen Polda Kalimantan Tengah untuk menangani kasus secara profesional meskipun melibatkan anggotanya.

“Berkaitan adanya personel Polri yang melakukan tindakan pidana, tentunya Polda Kalteng berkomitmen akan melakukan tindakan tegas kepada pelaku,” tegas Erlan. (Ahaf)

Baca Juga  Paslon Willy-Habib Cabut Perkara PHPU Pilgub Kalteng di MK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *