MALANG — Suasana haru dan bahagia menyelimuti Grand Mercure Malang Mirama saat puluhan anak mengikuti program Kilau Khitan Gembira, Senin (18/5/2026). Tahun ini, sebanyak 99 anak disabilitas dan dhuafa mendapat layanan khitan gratis melalui kolaborasi antara Grand Mercure Malang Mirama, Yayasan Omah Gembira, dan Kementerian Sosial.
Program sosial yang telah berjalan rutin setiap tahun itu menjadi ruang dukungan bagi keluarga rentan untuk mendapatkan layanan kesehatan anak, khususnya khitan, tanpa terbebani biaya.
Berbeda dari layanan medis pada umumnya, kegiatan ini dikemas lebih ramah anak. Hotel disulap menjadi ruang yang hangat dan menyenangkan untuk mengurangi kecemasan peserta, terutama anak-anak berkebutuhan khusus yang memerlukan pendekatan berbeda selama proses pendampingan.
Ketua Yayasan Omah Gembira, Riza Agung Pribadi, mengatakan kegiatan tersebut berangkat dari kebutuhan nyata di lapangan, terutama akses kesehatan bagi anak dari keluarga kurang mampu dan penyandang disabilitas.
“Terdapat 99 peserta yang mengikuti kegiatan Kilau Khitan Gembira hari ini. Dari jumlah itu, sebanyak 59 peserta mendapat dukungan program dari Kementerian Sosial dan sekitar 40 peserta lainnya berasal dari kategori non-desil,” ujar Riza.
Menurutnya, program tersebut tidak sekadar menghadirkan layanan khitan gratis, tetapi juga memastikan anak-anak dari kelompok rentan memperoleh perhatian yang layak terhadap hak kesehatan mereka.
Di sisi lain, pihak hotel menilai kegiatan sosial semacam ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat sekitar.

Cluster General Manager Grand Mercure Malang Mirama & Mercure Surabaya Grand Mirama, Sugito Adhi, mengatakan jumlah peserta tahun ini meningkat dibanding pelaksanaan sebelumnya.
“Program ini rutin kami selenggarakan setiap tahun. Kami ingin menunjukkan bahwa Grand Mercure Malang Mirama tidak hanya menjadi tempat menginap, tetapi juga hadir memberikan manfaat sosial bagi masyarakat sekitar,” kata Sugito.
Ia berharap kolaborasi dengan Omah Gembira dan dukungan Kementerian Sosial dapat terus diperkuat agar semakin banyak anak dari keluarga rentan memperoleh akses layanan kesehatan yang layak.
Bagi keluarga peserta, kegiatan tersebut bukan hanya membantu dari sisi biaya, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang lebih nyaman bagi anak-anak saat menjalani proses khitan.
Dengan pendekatan yang lebih inklusif, Kilau Khitan Gembira diharapkan menjadi contoh bagaimana kolaborasi sektor swasta, komunitas sosial, dan pemerintah dapat menjawab kebutuhan kelompok rentan secara nyata.












