SURABAYA — Setahun memimpin pemerintahan, duet Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat Jawa Timur. Hasil survei Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) menunjukkan sebanyak 82,2 persen warga Jawa Timur puas terhadap kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran selama satu tahun terakhir.
Survei dilakukan pada 7–17 Oktober 2025 terhadap 1.200 responden yang tersebar di 38 kabupaten dan kota di Jawa Timur, dengan margin of error 2,8 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.
Direktur ARCI Baihaki Sirajt menyebut, salah satu program yang paling dirasakan manfaatnya oleh masyarakat adalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini memperoleh tingkat kepuasan tertinggi, yakni 86,1 persen, karena dianggap nyata membantu masyarakat, terutama pelajar dan keluarga kurang mampu.
“Responden menilai Makan Bergizi Gratis adalah program yang paling dirasakan manfaatnya secara langsung. Mereka berharap cakupan program ini diperluas dan distribusinya diperbaiki agar lebih efisien,” ujar Baihaki di Surabaya.
Selain MBG, kebijakan efisiensi anggaran pemerintah juga mendapat apresiasi dengan tingkat kepuasan mencapai 83 persen. Sektor pangan mencatat kepuasan sebesar 78,6 persen, sementara bidang infrastruktur dan kemandirian energi masing-masing berada di angka 75,8 persen dan 75,5 persen.
Namun, dua program lain seperti Sekolah Rakyat dan Kopdes Merah Putih masih memerlukan evaluasi karena tingkat kepuasannya belum optimal, berada di kisaran 70,4 persen dan 68,2 persen.
Hasil survei ARCI ini mencerminkan tingginya kepercayaan publik terhadap arah kebijakan nasional di bawah kepemimpinan Prabowo-Gibran. Warga menilai program pemerintah yang menyentuh kebutuhan dasar seperti pangan, pendidikan, dan kesehatan adalah indikator nyata keberhasilan.
Seorang guru SD di Surabaya, Siti Nurjanah (35), mengaku program makan bergizi di sekolahnya membawa dampak positif bagi para murid. “Anak-anak jadi semangat belajar karena perutnya kenyang. Orang tua juga lebih tenang karena tak khawatir soal bekal setiap pagi,” katanya.
Baihaki menegaskan bahwa hasil survei ini menjadi sinyal positif di tahun pertama pemerintahan. Namun, ia mengingatkan pentingnya menjaga konsistensi dan pemerataan pelaksanaan program hingga ke pelosok agar kepuasan publik tetap tinggi.
“Kalau konsisten dan merata, tingkat kepuasan bisa terus meningkat. Tapi jika tidak, kepercayaan publik bisa menurun,” ujarnya.
Setahun memimpin, duet Prabowo-Gibran dinilai telah menepati sebagian janji politiknya. Angka kepuasan publik yang mencapai 82 persen menjadi bukti bahwa masyarakat mulai merasakan hasil kerja nyata, bukan sekadar retorika.












