Tanah Bumbu

Warga Sebamban Baru Minta Kepastian Tapal Batas

×

Warga Sebamban Baru Minta Kepastian Tapal Batas

Sebarkan artikel ini

TANAH BUMBU – Warga Desa Sebamban Baru, Kecamatan Sungai Loban, Kabupaten Tanah Bumbu, meminta kepastian tapal batas wilayah dengan Desa Bunati, Kecamatan Angsana.

Persoalan itu dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Tanah Bumbu, Senin (21/9/2026), yang awalnya membahas permintaan warga Sebamban Baru untuk mendapat kesempatan kerja di kawasan pelabuhan PT Borneo Indobara (BIB).

Dalam pembahasan tersebut, status wilayah kawasan pelabuhan PT BIB menjadi salah satu persoalan yang perlu diperjelas. Secara administratif, kawasan pelabuhan berada di Desa Bunati, sementara salah satu fasilitasnya berada di wilayah Sebamban Baru.

Eksternal PT BIB, Yuda, mengatakan batas wilayah antara Desa Sebamban Baru dan Desa Bunati hingga kini belum memiliki kesepakatan.

“Tapal batas antara Sungai Loban dan Angsana belum ada kesepakatan antara kedua pihak,” ujar Yuda.

Menurut Yuda, fasilitas pelabuhan PT BIB memiliki tiga conveyor. Dua conveyor berada di Desa Bunati, Kecamatan Angsana, sedangkan satu conveyor berada di Desa Sebamban Baru, Kecamatan Sungai Loban.

Ketua Komisi I DPRD Tanah Bumbu Boby Rahman mengatakan kejelasan batas wilayah perlu dibahas karena berkaitan dengan tuntutan warga Sebamban Baru.

Boby juga mempertanyakan ketidakhadiran Pemerintah Desa Bunati dalam RDP. Menurutnya, pemerintah desa dari kedua wilayah perlu dilibatkan untuk memberikan penjelasan mengenai batas administrasi.

“Desa Bunati tidak menghormati lembaga DPRD. Ini lembaga yang mengundang, bukan pribadi,” kata Boby.

Wakil Ketua DPRD Tanah Bumbu Hasanuddin mengatakan pembahasan mengenai persoalan tersebut akan melibatkan Muspika Kecamatan Sungai Loban dan Kecamatan Angsana.

“Harapan kita, Muspika perlu dilibatkan karena ini menyangkut pemerintahan desa,” kata Hasanuddin.

Ia mengatakan Camat Sungai Loban dan Camat Angsana akan dilibatkan dalam pembahasan berikutnya untuk menentukan waktu pertemuan dan membahas persoalan tersebut secara bersama-sama.

Baca Juga  Warga Makmur Angsana Gotong Royong Perbaiki Jembatan Rusak Akibat Banjir

“Tinggal nanti mereka yang menentukan. Mereka bermusyawarah untuk menentukan kapan pertemuan berikutnya. Harapan kita bisa lebih cepat,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *