PULANG PISAU – Dua agenda penting mewarnai rapat paripurna DPRD Kabupaten Pulang Pisau, Senin (8/6/2026). Yakni penyampaian Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) APBD 2025 dan pembahasan Raperda perubahan struktur sub kebencanaan di BPBD setempat.
Acara berlangsung di ruang rapat DPRD. Wakil Bupati Pulang Pisau, H. Ahmad Jayadikarta, hadir langsung.
Ia memaparkan bahwa pengelolaan keuangan daerah sepanjang tahun lalu berjalan sesuai rencana dan tergolong optimal.
“Alhamdulillah, kita sudah meraih predikat WTP dari BPK RI Perwakilan Kalteng untuk ke-11 kalinya secara berturut-turut. Realisasi APBD 2025 juga berjalan baik. Pendapatan terealisasi 94,36 persen, belanja 94,26 persen. Untuk penyertaan modal, bahkan capai 100 persen dari total anggaran lebih dari Rp1 triliun,” jelas Jayadi di depan peserta rapat.
Menurutnya, capaian ini tidak lepas dari kerja keras seluruh perangkat daerah. Meski ada sejumlah tantangan, program pembangunan dan pelayanan publik tetap berjalan.
“Laporan keuangan ini bentuk transparansi dan pertanggungjawaban kami ke publik. Sekaligus bahan evaluasi agar tata kelola pemerintahan ke depan makin baik,” ucapnya.
Ia juga berharap masukan dari legislatif terus mengalir. Sebab, sinergi antara eksekutif dan DPRD dinilai kunci untuk memastikan pembangunan tepat sasaran, efektif, dan efisien.
Di bagian lain rapat, Wabup yang akrab disapa Jayadi itu turut menyoroti kesiapsiagaan bencana. Ia meminta semua pihak, terutama di tengah cuaca ekstrem yang melanda Kalteng, untuk meningkatkan upaya pencegahan.
“Penanganan kebencanaan harus maksimal. Libatkan semua pemangku kepentingan. Jangan sampai kita lengah,” pintanya.
Rapat paripurna turut dihadiri pimpinan dan anggota DPRD, unsur Forkopimda, sekretaris dewan, para asisten, serta undangan lainnya.












