PULANG PISAU – Kabupaten Pulang Pisau genap berusia 24 tahun pada 2 Juli 2026. Momentum hari jadi tersebut diperingati sebagai refleksi atas perjalanan daerah sejak dimekarkan dari Kabupaten Kapuas sekaligus memperkuat komitmen membangun Pulang Pisau yang lebih maju.
Hal itu disampaikan Bupati Pulang Pisau Ahmad Rifa’i saat ramah tamah peringatan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Pulang Pisau, Kamis (2/7/2026).
Dalam sambutannya, Ahmad Rifa’i mengajak seluruh masyarakat menjadikan hari jadi kabupaten sebagai momentum mempererat persatuan, kebersamaan, dan semangat gotong royong untuk melanjutkan pembangunan daerah.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi menyukseskan rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Pulang Pisau, termasuk Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran yang hadir dan memimpin upacara peringatan.
Menurut Ahmad Rifa’i, tema Hari Jadi Kabupaten Pulang Pisau 2026, “Sinergi Melestarikan Budaya dan Penguatan UMKM”, mencerminkan pentingnya menjaga warisan budaya sekaligus memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah sebagai penopang perekonomian daerah.
“Pelestarian budaya dan penguatan UMKM harus berjalan beriringan sehingga mampu menciptakan pembangunan yang berkelanjutan, berdaya saing, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pulang Pisau,” ujarnya.
Ia mengajak pemerintah daerah, dunia usaha, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat terus memperkuat kolaborasi dalam mendukung pembangunan daerah.
Menurutnya, perjuangan para tokoh pemekaran harus menjadi inspirasi untuk terus melanjutkan pembangunan yang memberikan manfaat bagi generasi mendatang.
Kabupaten Pulang Pisau resmi menjadi daerah otonom pada 2 Juli 2002 setelah dimekarkan dari Kabupaten Kapuas. Selama 24 tahun terakhir, berbagai pembangunan terus dilakukan, mulai dari sektor infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, kesehatan hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Menutup sambutannya, Ahmad Rifa’i berharap peringatan Hari Jadi ke-24 menjadi penyemangat bagi seluruh masyarakat untuk terus bersinergi membangun Kabupaten Pulang Pisau tanpa melupakan sejarah, budaya, dan nilai kebersamaan.











