Banjarmasin

Tim Penyelam TNI AL Evakuasi Tiga Jenazah dari Bangkai KM Virgo Transport 8

×

Tim Penyelam TNI AL Evakuasi Tiga Jenazah dari Bangkai KM Virgo Transport 8

Sebarkan artikel ini

BANJARMASIN – Tim penyelam TNI Angkatan Laut (AL) berhasil masuk ke bangkai KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa dan mengevakuasi tiga jenazah, Jumat (18/9/2026).

Tiga jenazah tersebut terdiri dari dua pria dan satu wanita. Proses evakuasi dilakukan oleh Tim Komando Pasukan Katak (Kopaska) dan Komando Penyelam dan Penyelamatan Bawah Air (Koppeba).

Kadispenal Laksma Tunggul mengatakan tiga KRI dikerahkan dalam operasi tersebut, yakni KRI I Gusti Ngurah Rai-332, KRI Canopus-936 dan KRI Pulau Fani-731.

“Hari ini Tim SAR TNI AL (KRI I Gusti Ngurah Rai-332, KRI Canopus-936, KRI Pulau Fani-731) menurunkan RHIB dan Sekoci membawa Tim Kopaska dan Tim Koppeba untuk melaksanakan penyelaman di lokasi KM Virgo Transport 8,” kata Tunggul, Jumat (18/9/2026).

Menurutnya, tim penyelam berhasil memasuki bagian dalam kapal yang telah tenggelam. Akses ke ruangan kapal dilakukan dengan memecahkan kaca jendela.

“Adapun hasil operasi Tim Koppeba dan Kopaska berhasil memasuki ruangan kapal dengan memecahkan kaca jendela, 3 jenazah berhasil dievakuasi,” katanya.

Ketiga jenazah kemudian dibawa dari lokasi bangkai kapal menuju KRI I Gusti Ngurah Rai-332. Kapal tersebut selanjutnya bergerak menuju perairan Banjarmasin untuk proses evakuasi jenazah ke darat.

Sebelumnya, Basarnas pada Kamis (17/9/2026) malam mencatat 114 orang telah ditemukan dari total 243 orang dalam manifes KM Virgo Transport 8. Jumlah tersebut terdiri dari 108 orang selamat dan enam orang meninggal dunia.

Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama Yudhi Bramantyo Nur Sasongko mengatakan saat itu belum ada tambahan korban yang ditemukan.

“Hingga hari ini, belum ada penambahan korban yang ditemukan,” ujar Yudhi, dikutip detikSumbagsel, Kamis (17/9/2026) malam.

Basarnas sebelumnya juga menyiapkan operasi salvage untuk mengangkat atau membalikkan badan kapal. Peralatan milik pemilik kapal mulai digeser untuk mendukung operasi tersebut.

Baca Juga  Harga Plastik di Banjarmasin Naik Mendadak, Pedagang: Berubah Tiap Hari

Hingga hari kelima operasi SAR, Kamis (17/9/2026) pukul 22.00 WITA, Basarnas masih mencatat 129 orang belum ditemukan dari total 243 orang dalam manifes.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *