Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Hiburan

Tertidur 20 Tahun, D.B.D Bangkit Lagi dengan Single “Crawling 2”

×

Tertidur 20 Tahun, D.B.D Bangkit Lagi dengan Single “Crawling 2”

Sebarkan artikel ini
Logo nyamuk mekanikal D.B.D, proyek musik Jakarta-Bali.
Proyek musik independen D.B.D bangkit kembali dengan single "Crawling 2" setelah tertidur lebih dari dua dekade.

Jakarta, bacakabar – Lebih dari dua dekade tertidur. Itu waktu yang dibutuhkan D.B.D untuk akhirnya merilis “Crawling 2” pada 24 Maret 2026. Lagu ini sebenarnya sudah diciptakan sebelum 2004. Tapi perjalanan panjang membuatnya baru lahir sekarang.

D.B.D punya sejarah pahit. Formasi awal bubar setelah gitaris meninggal dunia, drummer jadi pemain reguler, dan gitaris lain hijrah. Formasi kedua gagal menembus kompetisi. Proyek ini lalu terkubur.

Kini Deathhollow, vokalis sekaligus pendiri, membangun ulang semuanya. Ia menggandeng Droobie, rapper naturalisasi asal London yang tinggal di Bali, dan Burn sebagai bassist. Nama D.B.D punya dua arti: singkatan personel dan “Demam Berdarah” — lengkap dengan logo nyamuk mekanikal.

Proses “Crawling 2” nyaris gagal. Sound-nya kasar, vokal mentah, lirik tajam. Saat pra-rilis, lagu ini sempat dibatasi karena dianggap menyinggung pihak tertentu. Tapi justru di situlah letak karakternya.

Per 15 Mei 2026, “Crawling 2” sudah diputar di 41 negara. Sebanyak 66,8 persen pendengar dari luar Indonesia. Tiga pasar terbesar: Indonesia, Amerika Serikat, dan Nigeria. Single ini meraih 1.000 streams dalam 40 hari. Target berikutnya: 10.000 streams dalam kurang dari 100 hari.

Berbasis di Jakarta dan Bali, D.B.D membawa misi sederhana: “Membisingkan dunia lewat suara yang mengganggu.” Deathhollow berharap “Crawling 2” jadi inspirasi bagi musisi independen. “The Dragon Has Awaken,” ujarnya.

Baca Juga  Ribuan Warga Padati Puncak Hari Jadi Barito Kuala, NDX AKA Tutup Perayaan
Penulis: YsfEditor: Bar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *