Jakarta, bacakabar – Megan Litani bukan nama yang langsung dikenal. Tapi single barunya, “Kisses Hill,” bisa jadi awal yang menjanjikan. Penyanyi yang masih duduk di bangku kuliah ini merilis lagu bernuansa pop mellow pada Rabu (28/5). Sebuah lagu tentang dua orang, satu bukit, dan percakapan panjang tentang masa depan.
Megan menulis liriknya bersama ayahnya sendiri, A Eko Cahyanto. Sebuah kolaborasi keluarga yang jarang terjadi di industri musik yang biasanya sibuk dengan nama-nama besar. “Ayah yang tulis liriknya. Aku yang menyanyikan,” kata Megan, singkat.
Lagu ini dibuka dengan petikan gitar lembut. Vokal Megan masuk pelan, tidak memaksa. Ia bernyanyi tentang waktu yang dihabiskan bersama, tentang cinta yang tumbuh dari hal-hal sederhana. “the time we spend, we’re together you and i, the love we shared, all the feeling yours and mine,” begitu penggalan liriknya.
Aransemen digarap oleh Ardian Secukupnya. Tidak banyak distraksi. Tidak ada gebukan drum berlebihan. Semua dibiarkan mengalir seperti angin di atas bukit. Ini lagu yang cocok didengar saat perjalanan panjang, atau saat duduk diam di teras rumah menunggu senja.
Megan sendiri bukan pendatang yang tiba-tiba muncul. Ia sudah menyanyi sejak kecil. Musik sudah jadi bagian dari hidupnya sejak ia mulai mengenal suara. Kini, di sela-sela kuliahnya di salah satu universitas negeri di Jakarta, ia mencoba peruntungan di industri yang keras.
“Kisses Hill” adalah langkah pertamanya yang serius. Sebuah lagu tentang cinta yang tenang, tanpa drama berlebihan. Tentang dua orang yang berjalan berdampingan, membicarakan apa saja, dan merasa cukup.
“Ini representasi aku sebagai musisi. Sederhana, tulus, personal,” ujar Megan.
Ia berharap lagu ini bisa menemani banyak orang. Para pencinta alam yang mendaki gunung. Pasangan yang baru mulai jatuh cinta. Atau siapa pun yang butuh musik untuk menenangkan pikiran.
Lagu ini sudah tersedia di berbagai platform digital. Nama Megan Litani mungkin masih asing. Tapi langkah pertamanya ini layak untuk didengar.












