Bacakabar.id, BATULICIN – Dinas Perhubungan (Dishub) Kalimantan Selatan bersama instansi terkait lainnya, didampingi Dishub Kabupaten Tanah Bumbu mengadakan survei jalur angkutan darat lebaran tahun 2023/1444 H. Survei dilakukan secara bersama-sama yang dimulai pada 13 – 15 Maret 2023.
Kepala Dishub Kalsel melalui Plt. Dishub Tanah Bumhu, Achmad Marlan mengatakan, jalur survei angkutan persiapan lebaran dilaksanakan di sepanjang Jalan Nasional di mulai dari titik perbatasan wilayah Kabupaten Tanah Bumbu dan kabupaten Tanah Laut, sampai pada perbatasan Tanah Bumbu dan Kotabaru.
Adapun tujuan dari survei Angkutan lebaran 2023 adalah untuk mengetahui potensi pergerakan orang pada masa Lebaran 2023. Hasilnya bakal dijadikan sebagai bahan membuat kebijakan pengendalian transportasi dalam Penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2023.
Marlan menyebut titik pantau yang menjadi focus perhatian yakni pada jalan nasional kilometer 171 yang menjadi jalur alternatif.
“Karena di kawasan itu terjadi pengalihan arus lalu lintas sebagai akibat adanya tanah longsor,” ujarnya kepada media ini Selasa, (14/3/2023).
Selain itu, pihaknya dalam melakukan survei berdasarkan data update yang disampaikan ke Tim Provinsi yakni sebagai berikut;
Data black spot atau jalan yang
memiliki jarak pandang terbatas, data trouble spot, jalan yang rusak dan berlubang, data wilayah rawan laka lantas, yakni jalan yang memiliki tingkat kecelakaan tinggi. Serta daerah yang rawan bencana, atau jalan yang berpotensi terjadi bencana.
“Seperti di kawasan jembatan Nibung, Angsana yang sering terjadi bencana banjir,” tukasnya.
Adapun tim survei penyelenggaraan angkutan lebaran 2023 melibatkan, Direktorat Lalulintas Polda Kalsel, Balai Pelaksana Jalan Nasiona XI Kalsel, Balai pengelola Transpor tasi darat XV Kalsel, Dishub Kalsel, PT. Jasa Raharja, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang PUPR Kalsel, Sat Lantas Polres Tanah Bumbu dan Dishub Tanah Bumbu. (Red)












