Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Kuningan

Niat Berenang Usai Sekolah, Siswa SMP Terseret Arus Sungai Cisanggarung

×

Niat Berenang Usai Sekolah, Siswa SMP Terseret Arus Sungai Cisanggarung

Sebarkan artikel ini
Kondisi Sungai Cisanggarung di Desa Benda, Kecamatan Luragung, Kuningan, lokasi seorang siswa SMP dilaporkan tenggelam setelah terseret arus.
Sungai Cisanggarung di Desa Benda, Kecamatan Luragung, Kabupaten Kuningan, yang menjadi lokasi tenggelamnya seorang siswa SMP saat berenang bersama teman-temannya, Rabu (10/12/2025).

KUNINGAN, Jawa Barat – Seorang siswa SMP Negeri 3 Ciawigebang dilaporkan tenggelam di Sungai Cisanggarung, Desa Benda, Kecamatan Luragung, Kabupaten Kuningan, Rabu (10/12/2025) siang. Hingga sore hari, korban belum ditemukan.

Korban diketahui bernama Gio Borneo (14), siswa kelas VIII. Peristiwa terjadi sekitar pukul 13.45 WIB, tak lama setelah korban bersama enam temannya pulang sekolah.

Berdasarkan keterangan saksi, ketujuh siswa tersebut sempat berenang di Sungai Cisanggarung. Saat berada di air, salah satu pelajar mengalami kesulitan berenang. Korban disebut berupaya menolong temannya hingga berhasil menyelamatkannya ke tepi sungai.

Namun nahas, setelah menolong temannya, Gio diduga kelelahan dan terseret arus sungai yang cukup deras. Korban kemudian tenggelam dan hilang dari permukaan.

“Awalnya ada teman kami yang hampir tenggelam. Gio menolong dan berhasil, tapi setelah itu dia kelihatan kehabisan tenaga lalu terbawa arus,” ujar Dede Yusup (13), salah satu teman korban di lokasi kejadian.

Tim gabungan dari BPBD Kabupaten Kuningan, TNI, Polri, serta warga setempat segera melakukan pencarian dengan menyisir aliran sungai. Hingga Rabu sore, operasi pencarian masih berlangsung dan belum membuahkan hasil.

BPBD Kuningan mengimbau masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja, agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama di musim hujan.

“Debit dan arus sungai bisa berubah cepat. Kami mengingatkan agar masyarakat tidak berenang di sungai tanpa pengawasan dan mempertimbangkan faktor keselamatan,” demikian imbauan BPBD.

Pencarian terhadap korban direncanakan akan dilanjutkan hingga korban ditemukan.

Baca Juga  Demonstran Dorong Masuk Gedung DPRD Kuningan, Kritisi Kinerja Anggota Dewan dan Tolak RUU KUHAP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *