PELAIHARI – Warga Tanah Laut menyampaikan apresiasi atas langkah cepat manajemen RSUD H. Boejasin Pelaihari dalam menindaklanjuti keluhan terkait tarif parkir. Penyesuaian kebijakan tersebut dinilai memberikan keringanan bagi keluarga pasien.
Apresiasi ini muncul menyusul kesepakatan antara pihak rumah sakit dan pengelola parkir terkait skema tarif baru, sebagaimana diberitakan sebelumnya. Kebijakan tersebut mencakup pembatasan tarif harian, kartu khusus bagi pendamping pasien rawat inap, serta sistem parkir yang lebih terukur.
Dalam surat terbuka yang diterima redaksi, warga menilai langkah manajemen rumah sakit mengambil masukan publik sebagai bentuk perbaikan layanan.
“Terima kasih telah merespons keluhan warga dengan solusi, bukan defensif. Perubahan ini menunjukkan komitmen RSUD dalam menghadirkan pelayanan yang lebih nyaman bagi masyarakat,” tulis warga Rabu, (10/12/2025).
Sementara itu, pengelola parkir RSUD H. Boejasin, PT Perjuangan dan Doa, menyatakan komitmennya untuk terus berbenah.
Perwakilan pengelola, Farit Hidayat, mengatakan evaluasi akan terus dilakukan seiring penerapan kebijakan baru tersebut.
“Kami terbuka terhadap kritik dan masukan masyarakat. Ini menjadi bahan evaluasi agar layanan parkir ke depan semakin tertib dan nyaman,” ujar Farit.
Pihak manajemen RSUD H. Boejasin berharap penyesuaian tarif ini dapat meningkatkan kenyamanan pengunjung serta mendukung iklim pelayanan publik yang lebih responsif dan berorientasi pada kebutuhan pasien.












