Kotabaru, Bacakabar – Kolaborasi strategis antara aparat kepolisian, masyarakat, dan instansi terkait terus digencarkan di Kabupaten Kotabaru. Kali ini, warga Desa Tanjung Seloka Utara bersama Polsek Pulau Laut Selatan, Dinas Pertanian, PT Inhutani, dan pemerintah desa bahu membahu membuka lahan pertanian jagung seluas 10 hektar di kawasan milik PT Inhutani.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan dan penguatan ekonomi lokal di Kecamatan Pulau Laut Selatan. Hingga awal Mei 2025, proses land clearing telah berhasil merampungkan 3 hektar lahan dengan bantuan alat berat.
Kapolsek Pulau Laut Selatan, IPTU Ramli Aziz, menyampaikan bahwa keterlibatan Polsek dalam kegiatan ini adalah bentuk nyata dukungan terhadap program nasional, khususnya visi Asta Cita Presiden Republik Indonesia yang menekankan kemandirian di sektor pangan.
“Ini adalah sinergi lintas sektor yang mendukung masyarakat agar tidak hanya bergantung pada distribusi pangan dari luar, tetapi mampu memproduksi sendiri secara berkelanjutan,” ujarnya saat meninjau lokasi kegiatan, Sabtu (3/5/2025).
Tanaman jagung dipilih karena memiliki nilai ekonomi yang baik, masa panen relatif cepat, dan potensi pasar yang luas. Budidaya ini diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan lokal, tetapi juga membuka lapangan kerja baru, menggerakkan ekonomi desa, dan menjadikan masyarakat lebih mandiri secara pangan.
Keterlibatan PT Inhutani sebagai pemilik lahan menjadi contoh positif peran sektor swasta dalam mendorong pembangunan berbasis pertanian berkelanjutan di daerah.
Dengan program ini, Kotabaru memperlihatkan komitmennya dalam membangun ketahanan pangan berbasis masyarakat, sekaligus mendorong pemanfaatan lahan tidak produktif menjadi sumber kesejahteraan rakyat.












