Malang, bacakabar – PT Pertamina Retail menggelar simulasi Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) di SPBU COCO 51.651.16 Langsep, Malang, Rabu (20/5). Polsek Klojen, Koramil 0833/01, dan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Malang dilibatkan sebagai mitra.
Skenario yang diuji: kebakaran di area SPBU. Seorang kepala shift mengalami luka bakar, api merambat ke dispenser. Para pekerja diuji menjalankan prosedur tanggap darurat — dari koordinasi internal, komunikasi antar tim, penanganan korban, hingga pelaporan ke pihak eksternal.
Manager HSSE Pertamina Retail, Ruli Handoko, mengatakan simulasi ini rutin digelar. “Kami ingin memastikan kesiapan personel, efektivitas prosedur, dan koordinasi tim. Risiko dan potensi kerugian harus bisa diminimalkan jika insiden nyata terjadi,” ujarnya.
Simulasi dimulai dengan pembagian tugas sesuai Struktur Organisasi Keadaan Darurat. Tim diuji merespons, berkomunikasi, dan menangani situasi. Usai simulasi, evaluasi digelar sebagai bahan perbaikan.
Manager Region VI Jatimbalinus, Aditya Hendrawan, menambahkan kegiatan ini menyegarkan pengetahuan pekerja. “Koordinasi, komunikasi, dan kekompakan tim harus terus diasah agar penanganan darurat berjalan cepat, tepat, dan efektif,” katanya.
Corporate Secretary Pertamina Retail, Ardhi Widodo, menegaskan komitmen perusahaan membangun budaya keselamatan kerja berkelanjutan. “Simulasi ini memperkuat safety awareness di seluruh lini operasional,” ujarnya. Pertamina Retail menargetkan menjadi perusahaan ritel energi nasional kelas dunia.












