Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
DaerahSukamara

Sekretaris Kelompok Tani Maju Bersama Bantah Pengelolaan Replanting Melanggar Ketentuan

×

Sekretaris Kelompok Tani Maju Bersama Bantah Pengelolaan Replanting Melanggar Ketentuan

Sebarkan artikel ini

Kebun kelapa sawit – Poto ilustrasi

Bacakabar.id, Sukamara – Sekretaris kelompok tani, usaha tani Maju Bersama, Ilham Sumantri membantah jika pelaksanaan replanting perkebunan kelapa sawit di Desa Pangkalan Muntai Kecamatan Sukamara Kabupaten Sukamara Provinsi Kalimantan Tengah terdapat persoalan dan proses pengerjaan melanggar ketentuan.

“Maaf pak saya memang pernah jadi seketaris. Sesuai AD/ART kelompok menerima laporan, mencatat dan membuat laporan yang setahu saya  udah selesai 2 tahun yang lalu,” ungkapnya melalui pesan WhatsApp Minggu, (26/3/2023).

Menurut Ilham Sumantri, semua laporan sudah diterima secara administrasi. Bahkan sudah di terima pihak ketiga Sucofindo dan Kejaksaan.

Sementara itu ketika ditanyakan terkait adanya anggota yang diduga ada kejanggalan, dengan tegas kembali Ilham Sumantri selaku Sekretaris Kelompok Tani Maju Bersama menegaskan, tugas sekretaris hanya menulis, mencatat, menerima laporan dan sifatnya Administrasi.

“Yang sudah di kerjakan dan selesai kalo pun ada seperti yang bapak sampaikan dan tanyakan itu jauh di luar jangkauan saya. Setahu saya Program ini buat membantu PETANI yang perlu dibantu, kalo ada pejabat ikut jadi anggota kelompok itu di luar wewenang sekretaris,” jelasnya.

Untuk diketahui publik dari hasil investigasi awak media ini dan sudah tayang sebelumnya jelas terlihat adanya aroma tidak sedap atas program replanting yang dijalankan oleh kelompok tani tersebut.

Temuan lapangan, jelas sampai saat ini ada setidaknya tiga orang anggota yang tidak mengetahui proses selanjutnya setelah nama nya ada di dalam daftar kelompok.

Alih-alih jangankan mendapat peralatan panen, pupuk, obat-obatan. Bibit pun diakui mereka tidak pernah melihat, bahkan mirisnya ada anggota kelompok tani yang tidak mengetahui di naman titik lokasi lahannya.

Penelusuran dilapangan juga terindikasi dari daftar kelompok ada dugaan kuat hanya pinjam nama dan lebih parahnya lagi ada nama pejabat dari Instansi Vertikal.

Baca Juga  Mau Wisata Religi, Ini Salah Satu Makam Aulia di Tabunganen

Yohanes Eka Irawanto, SE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *