SUKAMARA — Pemerintah Kabupaten Sukamara mendorong percepatan penyediaan listrik di kawasan pertanian Desa Karta Mulya guna mendukung produktivitas petani dan ketahanan pangan daerah.
Bupati Masduki menindaklanjuti keluhan warga dengan mengajak pihak PLN meninjau langsung lokasi yang belum teraliri listrik.
Dalam peninjauan tersebut, pemerintah daerah dan PLN berdialog dengan petani untuk memetakan kebutuhan listrik, terutama untuk mendukung sistem pengairan lahan.
Petani setempat mengungkapkan keterbatasan listrik selama ini menjadi kendala utama dalam mengoperasikan pompa air, sehingga penyiraman lahan belum optimal, khususnya saat musim kemarau.
Masduki menilai ketersediaan listrik akan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan hasil pertanian.
Akses listrik dinilai dapat memperlancar pengairan, memperluas pola tanam, serta mengurangi ketergantungan pada metode manual yang selama ini menyita waktu dan tenaga petani.
Desa Karta Mulya sendiri disebut memiliki potensi sebagai salah satu penopang produksi pangan di Sukamara, dengan dukungan sembilan kelompok tani yang mengelola berbagai komoditas hortikultura.
Sementara itu, pihak PLN menyampaikan bahwa pembangunan jaringan listrik di sejumlah titik telah rampung, namun masih memerlukan penyelesaian teknis sebelum dapat dioperasikan penuh.
Manager Unit Layanan Pelanggan PLN Sukamara, Miftahur Rizqi, menyebut tambahan material masih diperlukan untuk proses akhir penyambungan jaringan.
PLN menargetkan proses pengalihan pelanggan ke jaringan baru dapat dilakukan pada April 2026.
Percepatan penyediaan listrik ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi kerja petani, memperkuat produksi pertanian, serta mendorong kemandirian pangan di tingkat lokal.












