Amuntai – Ribuan warga memadati kawasan Siring Itik, Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan, untuk menyaksikan lomba balap jukung dalam rangka puncak peringatan Hari Jadi ke-74 HSU.
Tradisi tahunan yang digelar di sepanjang aliran Sungai Nagara ini berlangsung meriah selama dua hari, 1–2 Mei 2026, dengan pengamanan ketat dari Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres HSU.
Sejak pagi hingga sore, personel kepolisian disiagakan di sepanjang lintasan lomba, baik di darat maupun di perairan. Patroli menggunakan perahu dinas dilakukan untuk memastikan jalannya perlombaan tetap aman dan tertib.
Kasi Humas Polres HSU, IPTU Asep Hudzainur, mengatakan pengamanan dilakukan menyeluruh mengingat tingginya antusiasme masyarakat yang memadati tepian sungai.
“Kami bersiaga di sepanjang lintasan untuk memastikan kegiatan berjalan lancar. Pengamanan juga dilakukan di perairan untuk mengantisipasi potensi gangguan,” ujarnya mewakili Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto.
Balap jukung sendiri bukan sekadar ajang lomba, melainkan bagian dari tradisi masyarakat bantaran sungai yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Menurut Asep, sinergi antara kepolisian, panitia, dan masyarakat menjadi faktor utama keberhasilan penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Ia juga mengimbau masyarakat yang menyaksikan lomba agar tetap menjaga keselamatan dan mematuhi aturan selama berada di lokasi.
“Antusiasme masyarakat sangat tinggi, namun keselamatan tetap harus menjadi prioritas,” katanya.
Hingga penutupan pada Sabtu sore, kegiatan berlangsung aman dan kondusif tanpa gangguan berarti.
Keberhasilan pengamanan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kelancaran perayaan Hari Jadi ke-74 Hulu Sungai Utara, sekaligus memperkuat pelestarian budaya lokal di daerah tersebut.












