Jakarta

Rano Karno Buka Peluang 23 UMKM Jakarta Tembus Pasar Tiongkok

×

Rano Karno Buka Peluang 23 UMKM Jakarta Tembus Pasar Tiongkok

Sebarkan artikel ini
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno menghadiri 2026 China (Indonesia) International E-Commerce Industry Expo (CIEIE) di Holiday inn Hotel Gajah Mada, Jalan Gajah Mada, Glodok, Taman Sari, Jakarta Barat. (Foto Beritajakarta.id)

JAKARTA – Sebanyak 23 UMKM Jakarta yang telah melalui proses kurasi akan mengikuti pameran internasional di Guangzhou, Tiongkok, pada September 2026. Keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemprov DKI Jakarta membuka akses pasar internasional bagi pelaku usaha lokal.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengatakan, Pemprov DKI Jakarta terus menyiapkan UMKM agar mampu naik kelas dan memiliki kesiapan memasuki pasar ekspor melalui berbagai pameran internasional.

Hal itu disampaikan Rano saat menghadiri forum China Indonesia International E-Commerce Industry Expo (CIEIE) di Holiday Inn Hotel Gajah Mada, Jakarta Barat, Senin (24/8/2026).

CIEIE akan berlangsung di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran pada 3–5 September 2026. Menurut Rano, forum tersebut dapat menjadi salah satu sarana memperluas hubungan ekonomi dan perdagangan antara Indonesia dan Tiongkok.

“Pemprov DKI Jakarta sangat menyambut kegiatan ini, karena forum ini memperkuat hubungan ekonomi dan perdagangan antara Indonesia dan Tiongkok. Seperti yang tadi kita sampaikan, kerja sama antara Indonesia dan Tiongkok sudah berjalan selama hampir 76 tahun,” kata Rano.

Selain mengikuti CIEIE di Jakarta, Pemprov DKI Jakarta juga akan menggelar pameran “Just Jakarta” di Guangzhou pada September mendatang.

Sebanyak 23 UMKM Jakarta yang telah dikurasi akan mengikuti kegiatan tersebut. Produk mereka akan diperkenalkan dalam forum internasional sebagai bagian dari upaya memperluas akses pasar dan peluang kerja sama bisnis.

Rano mengatakan arah pengembangan industri Jakarta ke depan diarahkan pada pemanfaatan teknologi tinggi dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan melalui pengembangan industri hijau.

Pengembangan sektor industri tersebut juga mencakup peningkatan inovasi dan ekspor, pengurangan ketergantungan terhadap impor, penyerapan tenaga kerja unggul, serta penguatan ekosistem industri halal dan rantai pasok global.

Baca Juga  Ratusan Siswa SDN Kramat Pela 07 Ikuti Imunisasi dan Cek Kesehatan Gratis

“Harapannya, pameran ini tidak hanya berhenti sebagai ajang pameran saja, tetapi berhasil menghasilkan kerja sama yang konkret, investasi baru, akses pasar yang lebih luas, serta peluang bisnis bagi UMKM Jakarta,” ujar Rano.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *