Pulang Pisau – Pengembangan sektor budidaya perikanan merupakan program proritas Dinas Perikanan Kabupaten Pulang Pisau tahun 2024. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kepala Dinas Perikanan Pulang Pisau Yudady Ismael kepada media Kamis, (21/3/2024).
Ismael menyebut Dinas Perikanan di tahun 2024 fokus pada sektor pengembangan budidaya perikanan, ada beberapa ikan yang akan di budidayakan diwilayah Pulang Pisau yakni; Patin, Nila, Lele dan ikan lokal air tawar yaitu Papuyu (betok).
Untuk itu, kata dia, sehingga ketersediaan ikan di Kabupaten Pulang Pisau ini dapat terpenuhi bahkan kita juga dapat mendistribusikan dari pedagang-pedagang itu kewilayah lain seperti Palangka Raya mungkin atau kabupaten kota Waringin Timur.
”Salah satu harapan kita adalah adanya kampung perikanan budidaya yang berada didesa Mantaren II baik Rei 7 maupun Rei 8 dan sekitarnya kita harapkan dapat berkembang jadi lebih baik,” ujar Yudadi Ismael
Kadis Perikanan menambahkan untuk mengurangi terjadinya inflasi atau kenaikan harga dan juga menjadi program nasional untuk mendapat inflasi.
Pada 2024, Dinas Perikanan Kabupaten Pulang Pisau juga memprogramkan penyaluran bantuan kepada masyarakat terutama yang bergerak di bidang usaha.
Selain itu, kata Ismael pihaknya akan menjalankan program pengembangan budidaya disamping juga program perikanan tangkap terutama di wilayah Pulang Pisau dan juga program pengolahan jenis perikanan salah satu tujuan kita adalah untuk menyediakan sumber daya perikanan sehingga dapat menyediakan ketersediaan ikan di Kabupaten Pulang Pisau ini.
“Sumber anggaran kita masih menggunakan dana APBD dan yang tersedia di 2024 ini masih kecil sehingga kita sesuaikan dengan kemampuan kas daerah Kabupaten Pulang Pisau.” Jelasnya.
Dirinya berharap program itu bisa berjalan lebih baik dan lebih tepat sehingga terealisasi program bantuan kepada masyarakat nelayan, masyarakat pembudidaya ikan dan juga guna mengurangi beban masyarakat dalam belanja kehidupan sehari-hari.
(RA)












