Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Banjar

Polda Kalsel Panen 41 Ton Jagung dari Lahan Rawa di Banjar

×

Polda Kalsel Panen 41 Ton Jagung dari Lahan Rawa di Banjar

Sebarkan artikel ini
Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan memimpin panen jagung dari lahan rawa basah di Kabupaten Banjar, Kamis (5/6/2025).
Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan memimpin panen jagung dari lahan rawa basah di Kabupaten Banjar, Kamis (5/6/2025).

Banjar, Bacakabar – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) memanen lebih dari 41 ton jagung dari lahan rawa basah seluas 15 hektare di Jalan Gubernur Syarkawi Km 5, Kecamatan Sei Tabuk, Kabupaten Banjar, Kamis (5/6/2025). Panen ini menjadi bagian dari program ketahanan pangan yang digagas institusi kepolisian.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan memimpin langsung kegiatan panen bersama Wakapolda, para pejabat utama Polda Kalsel, Forkopimda, tokoh agama Guru Adam, pemilik lahan Waluyo, perwakilan Universitas Lambung Mangkurat (ULM), dan kelompok tani.

Kapolda menyampaikan bahwa pihaknya ingin mengoptimalkan lahan rawa basah yang sebelumnya tidak produktif. “Kami ubah lahan yang dulu sulit ditanami ini menjadi ladang jagung produktif. Hari ini, kami panen secara serentak,” kata Rosyanto.

Ia menambahkan, selama ini lahan tersebut selalu terbakar saat musim kemarau, dan asapnya menyebar hingga ke Banjarmasin, Banjarbaru, dan sebagian Kabupaten Banjar. Dengan mengolah lahan itu menjadi lahan pertanian aktif, Polda Kalsel ikut menekan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Polda Kalsel menggandeng tenaga ahli dari ULM untuk melakukan riset pertanian. “Dari hasil riset, kami menemukan varietas jagung yang cocok di lahan basah ini,” ucapnya.

Kapolda menargetkan perluasan lahan tanam jagung hingga 120 hektare. Respons masyarakat terhadap program ini sangat positif. Banyak warga yang menawarkan lahannya untuk dikelola bersama Polda Kalsel maupun Polres jajaran.

Rosyanto juga menjelaskan bahwa pihaknya menggunakan teknologi drone untuk pemupukan dan penyemprotan hama. Menurutnya, penggunaan drone terbukti efisien untuk mengelola lahan dalam skala besar.

“Kami siapkan sekitar 5.400 hektare lahan tidak produktif untuk dikelola kelompok tani, purnawirawan TNI-Polri, dan keluarga besar Polri yang berminat menanam jagung,” jelasnya.

Baca Juga  Polres Balangan Sukses Ungkap 7 Kasus Curanmor dalam Operasi Sikat Jaran Intan

Polda Kalsel juga telah menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan hasil panen terserap pasar. Mereka akan menampung hasil jagung di wilayah Kabupaten Tanah Laut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *