Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Nasional

Kolaborasi Pertamina dan RSUD Muda Sedia Jaga Layanan Kesehatan Pascabencana Aceh Tamiang

×

Kolaborasi Pertamina dan RSUD Muda Sedia Jaga Layanan Kesehatan Pascabencana Aceh Tamiang

Sebarkan artikel ini
Pertamina Peduli menyalurkan air bersih dan BBM ke RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang untuk mendukung layanan kesehatan pascabencana
Pertamina melalui program Pertamina Peduli menyalurkan bantuan air bersih dan BBM untuk mendukung operasional RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang pascabencana.

Aceh Tamiang — Di tengah proses pemulihan pascabencana yang masih berlangsung, RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang kembali menggeliat melayani warga. Operasional rumah sakit ini tak lepas dari kolaborasi lintas sektor, salah satunya dukungan energi dan air bersih dari Pertamina melalui program kemanusiaan Pertamina Peduli.

Direktur RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang, dr. Andika Putra, mengatakan pemulihan layanan kesehatan pascabencana menuntut kecepatan dan kepastian, terutama dalam menjaga ketersediaan listrik dan air bersih—dua faktor krusial bagi keselamatan pasien.

“Dalam masa transisi pemulihan, kestabilan energi sangat menentukan. Listrik adalah nyawa bagi peralatan medis. Dukungan Pertamina dalam memasok BBM untuk genset memastikan layanan rumah sakit tetap berjalan 24 jam, terutama saat pasokan listrik belum sepenuhnya stabil,” ujar Andika.

Selain pasokan energi, keterbatasan air bersih akibat kerusakan infrastruktur juga menjadi tantangan serius. Untuk itu, Pertamina secara rutin menyalurkan satu hingga dua tangki air bersih setiap hari guna menjamin proses sterilisasi, sanitasi, serta kebutuhan dasar pasien dan tenaga medis.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menjelaskan bahwa dukungan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan untuk memastikan layanan publik tetap berjalan dalam kondisi darurat.

Pertamina Peduli menyalurkan air bersih dan BBM ke RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang untuk mendukung layanan kesehatan pascabencana

“Fokus kami pada fase pemulihan adalah memastikan rumah sakit tetap beroperasi, mulai dari suplai BBM, air bersih, hingga dukungan logistik medis. Kami juga menyediakan dapur umum agar tenaga kesehatan dan pasien mendapatkan asupan makanan bergizi secara rutin,” kata Baron, Minggu (4/1/2026).

Menurut Andika, dukungan logistik tersebut memungkinkan tenaga medis bekerja lebih optimal di tengah keterbatasan pascabencana. “Dengan terpenuhinya kebutuhan dasar seperti listrik dan air, kami bisa sepenuhnya fokus pada penyembuhan pasien. Orang sakit tidak bisa menunggu,” ujarnya.

Baca Juga  Edy Mulyadi Ditahan, Dugaan Kasus Ujaran Kebencian

RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang mulai kembali beroperasi pada 9 Desember 2025. Hingga akhir tahun, rumah sakit tersebut telah melayani 507 pasien rawat inap, 2.350 pasien rawat jalan, 48 tindakan operasi, delapan pasien di ruang ICU, 20 pasien cuci darah, serta 656 pasien di Unit Gawat Darurat.

Pertamina menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendukung pemulihan layanan kesehatan hingga kondisi kembali normal. “Energi bukan sekadar komoditas, melainkan penopang kehidupan dan harapan di masa pemulihan,” tutup Baron.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *