PELAIHARI – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) menggelar Edukasi dan Business Matching. Tujuannya, memperluas akses pembiayaan sekaligus membuka peluang pasar bagi UMKM. Kegiatan diikuti puluhan pelaku usaha.
Acara dibuka Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Tanah Laut, Masturi, mewakili Sekretaris Daerah. Bertempat di Aula Rakat Manuntung, Senin (15/6/2026).
Masturi menyampaikan, kegiatan ini bagian dari program kerja TPAKD. Targetnya: memperluas akses keuangan dan memperkuat ekosistem UMKM yang sehat serta berkelanjutan.
“Selain akses keuangan, pelaku UMKM juga perlu akses pasar. Lewat kegiatan ini, kami ingin mempertemukan pelaku usaha dengan peluang pasar, termasuk kebutuhan komoditas Program Makan Bergizi Gratis,” ujarnya.
Berdasarkan data Sistem Informasi Kredit Program (SIKP) per 31 Mei 2026, sebanyak 3.637 pelaku usaha di Tanah Laut telah mengakses KUR. Total akad kredit mencapai Rp220,1 miliar. Namun, masih banyak UMKM yang belum terjangkau permodalan perbankan.
Pemkab berharap Business Matching bisa mempertemukan UMKM dengan lembaga jasa keuangan dan memperluas jejaring usaha.
Masturi menegaskan, UMKM punya peran strategis dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan menjaga ketahanan ekonomi daerah.
“Semakin banyak UMKM yang naik kelas dan berkembang, semakin besar kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi Tanah Laut,” tutupnya.












