Pulang Pisau — Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau kembali menggelar pasar penyeimbang selama Ramadan 1447 Hijriah sebagai upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus menekan laju inflasi daerah.
Kegiatan yang berlangsung di halaman Masjid Agung Ar-Rhaudah, Selasa (24/2/2026), diresmikan langsung Bupati Pulang Pisau Ahmad Rifa’i didampingi Wakil Bupati Ahmad Jayadikarta.
Bupati menegaskan pelaksanaan pasar penyeimbang harus tepat sasaran, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang terdampak kenaikan harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Menurutnya, program tersebut merupakan bagian dari intervensi pemerintah daerah untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran.
“Kami ingin pasar penyeimbang ini benar-benar tepat sasaran. Data penerima harus jelas dan distribusi berjalan tertib agar masyarakat yang berhak dapat merasakan manfaatnya,” ujar Bupati.
Dalam kegiatan tersebut, pemerintah menyediakan sejumlah komoditas kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, serta gas elpiji 3 kilogram yang dijual sesuai harga eceran tertinggi (HET). Pemkab Pulang Pisau juga menggandeng Perum Bulog dan pihak ketiga guna memastikan ketersediaan barang.
Pemerintah daerah turut meminta dinas terkait melakukan pengawasan langsung di lapangan untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan tidak terjadi penyimpangan.
Pasar penyeimbang dijadwalkan berlangsung di lima kecamatan, yakni Kahayan Hilir, Maliku, Pandih Batu, Kahayan Kuala, dan Sebangau Kuala.
Melalui program ini, Pemkab Pulang Pisau berharap daya beli masyarakat tetap terjaga selama Ramadan hingga menjelang Idul Fitri, serta fluktuasi harga kebutuhan pokok dapat dikendalikan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, jajaran organisasi perangkat daerah, tokoh masyarakat, serta warga yang memanfaatkan pasar penyeimbang untuk berbelanja kebutuhan pokok.












