KUALA KAPUAS – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas, H. Pahmi, S.Sos mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi perubahan cuaca ekstrem pada musim pancaroba.
Langkah antisipasi dini dinilai krusial guna mencegah penularan penyakit musiman serta meminimalkan risiko dampak cuaca buruk, seperti hujan deras dan angin kencang di wilayah pemukiman.
Legislator asal PPP ini mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak mengendurkan kewaspadaan meski ancaman asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai berkurang seiring turunnya hujan.
Masyarakat diminta tetap siaga menghadapi perubahan cuaca ekstrem serta potensi gangguan kesehatan selama musim pancaroba.
H. Pahmi menilai, justru di masa pancaroba ini, perubahan cuaca yang fluktuatif menyimpan potensi bahaya lain yang perlu diantisipasi sejak dini.
“Kita tentu bersyukur, hujan yang mulai turun dan dapat mengurangi dampak kabut asap karhutla. Namun, hal ini bukan berarti kita bisa menurunkan kewaspadaan,” kata H. Pahmi, S.Sos., Rabu (4/11/2026).
Ia juga mendorong Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui dinas terkait, untuk tetap bersiaga dan masif memberikan edukasi Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
“Jangan sampai kita yang sudah lolos dari ancaman asap karhutla, kita justru lengah terhadap potensi penyakit dan bencana yang dibawa oleh musim pancaroba,” pungkasnya.











