BANJARMASIN – Modus penipuan digital berkedok undangan buka puasa bersama (bukber) berformat APK mulai marak selama Ramadan.
Pesan tersebut biasanya dikirim melalui aplikasi percakapan dengan isi undangan kegiatan Ramadan, seperti buka puasa bersama, jadwal salat tarawih, hingga acara halal bihalal.
Namun file yang dikirim bukan berupa dokumen biasa, melainkan file berformat .APK yang merupakan aplikasi yang dapat diinstal di ponsel.
Jika pengguna mengunduh dan memasang aplikasi tersebut, pelaku berpotensi memperoleh akses ke berbagai data penting di perangkat korban.
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan Kamis, (12/3/2026) mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membuka atau mengunduh file dari sumber yang tidak dikenal.
Diskominfo Kalsel menegaskan undangan kegiatan umumnya dibagikan dalam format PDF, gambar, atau tautan resmi, bukan dalam bentuk file aplikasi.
Karena itu masyarakat diminta berhati-hati jika menerima undangan bukber atau kegiatan Ramadan dalam format APK melalui pesan pribadi.
Penerima pesan juga disarankan memastikan keaslian undangan dengan mengonfirmasi langsung kepada pengirim atau pihak penyelenggara kegiatan.
Meningkatnya aktivitas digital selama Ramadan dinilai membuka peluang bagi pelaku kejahatan siber untuk menjalankan berbagai modus penipuan.
Karena itu, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan serta literasi digital agar data pribadi tetap aman dari penyalahgunaan di ruang digital.












