Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
KotabaruPeristiwa

Mayat Pria Ditemukan di Halaman Kos, Polisi Duga Meninggal Karena Sakit

×

Mayat Pria Ditemukan di Halaman Kos, Polisi Duga Meninggal Karena Sakit

Sebarkan artikel ini
Ket Foto : Petugas Polsek Pulau Laut Utara saat mengevakuasi mayat pria di halaman rumah kos Jalan Pangeran Kacil, Kotabaru Hilir, Minggu (5/10/2025).
Ket Foto : Petugas Polsek Pulau Laut Utara saat mengevakuasi mayat pria di halaman rumah kos Jalan Pangeran Kacil, Kotabaru Hilir, Minggu (5/10/2025).

Kotabaru – Warga Jalan Pangeran Kacil, Kelurahan Kotabaru Hilir, Kecamatan Pulau Laut Sigam, digegerkan oleh penemuan sesosok pria meninggal dunia di halaman rumah kos, Minggu (5/10/2025) pagi.

Korban diketahui bernama Iwan Santoso Thomas (47), warga asal Tarakan yang berdomisili di Sulawesi Selatan.

Kapolsek Pulau Laut Utara AKP Marjoko menjelaskan, kejadian bermula sekitar pukul 07.00 WITA saat pemilik kos, Siti Asiah (61), melihat korban tergeletak di halaman.

Awalnya ia mengira korban sedang beristirahat. Namun, hingga pukul 09.00 WITA, tubuh korban tak menunjukkan tanda-tanda bergerak.

Merasa curiga, Siti meminta cucunya, M. Afsir Fuady (21), menghubungi kerabat korban dr. Robert Tjandra (46). Setelah tiba di lokasi sekitar pukul 09.30 WITA, dr. Robert langsung memeriksa kondisi korban dan menyatakan bahwa Iwan telah meninggal dunia.

Mengetahui hal itu, pemilik kos segera melaporkan ke pihak kepolisian. Tim Polsek Pulau Laut Utara bersama Sat Reskrim Polres Kotabaru langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP).

Polisi kemudian mengamankan lokasi dengan police line, melakukan olah TKP dan pengumpulan bukti, meminta keterangan para saksi, serta mengevakuasi jenazah ke RSUD Pangeran Jaya Sumitra.

Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

Menurut keterangan dr. Robert Tjandra, korban diketahui memiliki riwayat penyakit asma dan sering menjalani pengobatan dalam satu tahun terakhir.

“Korban memang diketahui memiliki penyakit asma. Namun, penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan,” ujar AKP Marjoko.

Kapolsek menambahkan, saat ini jenazah masih berada di RSUD Pangeran Jaya Sumitra untuk proses Visum Et Repertum (VER).

Polisi juga terus melakukan penyelidikan untuk memastikan apakah kematian korban murni akibat penyakit atau ada unsur lain.

Baca Juga  DPRD Kotabaru Bahas Perubahan Bapemperda 2025, Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Pelayanan Publik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *