SUMEDANG — Proses pembersihan material longsor di Jalan Lingkar Timur Waduk Jatigede, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, mulai dilakukan dengan mengerahkan satu alat berat, Jumat (3/4/2026).
Longsor terjadi setelah wilayah Kecamatan Jatigede diguyur hujan dengan intensitas tinggi dalam waktu cukup lama. Tebing setinggi sekitar 20 meter ambrol dan menutup sebagian bahu jalan dengan material tanah, bebatuan, serta pohon.
Petugas gabungan dari TNI, Polri, unsur Muspika Kecamatan Jatigede, serta Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sumedang dikerahkan untuk melakukan pembersihan di lokasi.
Satu unit alat berat jenis beko diturunkan guna mempercepat proses evakuasi material longsor yang cukup tebal.
Kapolsek Jatigede AKP Rustandi mengatakan longsor dipicu curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut.
“Longsor terjadi setelah wilayah Jatigede diguyur hujan cukup lama dengan intensitas tinggi,” ujarnya.
Menurutnya, proses pembersihan dilakukan secara gotong royong oleh petugas gabungan dengan bantuan alat berat dari pemerintah daerah.
Proses evakuasi material longsor memakan waktu lebih dari dua jam. Setelah dilakukan pembersihan, Jalan Lingkar Timur Waduk Jatigede kini sudah bisa dilalui kendaraan dari dua arah.
Meski demikian, petugas mengimbau masyarakat dan pengguna jalan tetap waspada saat melintas di kawasan tersebut.
Pasalnya, jalur Lingkar Timur Waduk Jatigede dikenal sebagai daerah rawan longsor dan berpotensi terjadi amblesan jalan, terutama saat musim hujan.












